Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Tengah

Horor Korona di HST: Barabai Jadi Wilayah Paling Tinggi Penularan Covid-19, Korban Meninggal 26 Orang

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 127,478 kali

Barabai kini jadi tempat paling rentan penularan korona (dok, riliskalimantan.com)

BêBASbaru.com, HULU SUNGAI TENGAH – Kota Barabai  Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tercatat sebagai wilayah risiko tinggi transmisi lokal penularan covid-19. Bahkan, setiap hari tercatat selalu ada penambahan meninggal dunia akibat covid-19. Misalnya, pada Rabu (9/10/2020) malam, tercatat satu orang meninggal dunia. Korban merupakan warga Desa Banua Kapayang Kecamatan Labuan Amas Selatan berjenis kelamin laki-laki berusia 46 tahun. Dari meninggalnya warga ini bertambah lagi satu orang meninggal dunia pada laporan data covid-19. Sehingga total warga yang meninggal dunia akibat covid-19 ada 26 orang. Per 9 September lalu tercatat 381 kasus positif, 81 dalam perawatan, 275 sembuh, 25 meninggal dunia. Sedangkan per 10 September tercatat 381 terinfeksi, 79 dalam perawatan, 276 sembuh, dan 26 meninggal dunia. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sakdillah, mengakui jika banyak warga Hulu Sungai Tengah (HST) yang terinfeksi. Bahkan, ia juga mengakui setiap hari selalu ada pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Basry Kandangan akibat covid-19. Dengan banyaknya pasien covid-19, ia menyadari ketersediaan dan kapasitas pelayanan rumah sakit. Untuk menekan angka covid-19 di Hulu Sungai Tengah khususnya Barabai pihaknya akan melakukan rapat besar bersama tim gugus tugas. “Kami akan membahas mengenai masalah ini. Karena harus diakui wilayah kita dinyatakan risiko tinggi,” jelasnya. Ia berharap dengan diberlakukannya Perbup 34 tahun 2020 akan lebih banyak masyarakat yang sadar akan bahaya covid-19 dan menaati peraturan. “Kami berharap akhir September akan ada keputusan apa yang akan dilakukan. Namun per 18 Perbub juga sudah berlaku. Kami berharap angka covid-19 dapat turun,” bebernya. Selain itu, ia menyadari banyaknya warga yang tak sadar bahaya covid-19. Ditambah lagi, perayaan besar seperti perkawinan tak dilarang. “Memang tak ada larangan. Namun, kami harap warga mematuhi protokol kesehatan,” bebernya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Barabai Wilayah Risiko Tertinggi Tertular Covid-19, Jumlah Meninggal karena Corona 26 Orang)

Berita ini sudah dilihat 140 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 157
  • Page views today : 181
  • Total visitors : 532,164
  • Total page view: 1,116,017