Connect with us
Update Now

Barito Kuala

Horor Korona di Batola: Sempat Melandai, Kini Waspadai Terjadi Ledakan Covid-19

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 238,209 kali

Bupati Batola Normilyani minta jajarannya waspada ledakan baru Covid-19 (dok, prokal.co)

BêBASbaru.com, BARITO KUALA – Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19 Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan Hj Azizah Sri Widari mengatakan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) kembali bertambah dua pasien terkonfirmasi positif,  sedangkan pasien sembuh hanya satu orang.

 

“Hari ini pasien konfirmasi positif bertambah dua orang, sedangkan pasien sembuh satu orang,” tutur Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Kabupaten Barito Kuala, Selasa (10/11).  Azizah menerangkan, dua penambahan pasien positif baru kali ini berasal dari Kecamatan Anjir Pasar yang dialami Btl-712,  berjenis kelamin wanita,  berusia 48 tahun dan Btl-713, berjenis kelamin laki-laki,  berusia 31 tahun.

 

Kedua pasien baru yang semula berstatus kontak erat itu, sebutnya, kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Terkait pasien sembuh, wanita ramah itu menuturkan, berasal dari Kecamatan Marabahan.

 

Pasien berjenis kelamin wanita,  berusia 68 tahun berkode Btl-677 itu, sebut dia,  semula dalam pemantauan Tim COVID-19 Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Azizah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu mengutarakan, kasus konfirmasi di Bumi Ije Jela saat ini berjumlah 711 orang.

 

Dari keseluruhan kasus konfirmasi ini, rinci dia, terdapat 673 orang sembuh (94,66 persen), meninggal dunia 12 orang (1,69 persen), dan kasus aktif 26 orang (3,65 persen). “Dari 26 kasus aktif ini terdapat 16 orang dirawat masing-masing di RS Anshari Shaleh satu orang, di RS Islam satu  orang, di Karantina SKB Marabahan 14 orang dan 10 orang lainnya menjalani isolasi mandiri,” paparnya.

 

Selain kasus aktif, Azizah membeberkan, di Batola saat ini terjadi peningkatan tajam pada kasus suspek dari sehari sebelumnya hanya 70 orang menjadi 112 orang. Demikian pula pada kasus kontak era, terang dia,  dari hanya 51 orang kini menjadi 83 orang, sedangkan kasus probable tetap satu orang.

 

Terjadinya peningkatan tajam pada kasus suspek dan kontak erat tersebut, sambung dia,  patut menjadi kewaspadaan. “Mengingat dari pengalaman selama ini warga yang masuk kategori kasus suspek, probable dan kontak erat cenderung meningkat menjadi positif,”tandasnya.

 

Sumber: antaranews.com dan berbagai sumber (dengan judul: Batola waspadai terjadi ledakan COVID-19)

Berita ini sudah dilihat 118 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 80
  • Page views today : 92
  • Total visitors : 546,429
  • Total page view: 1,131,697