Connect with us
Update Now

Barito Kuala

Horor Korona di Batola: Korona Membuat Investasi Pupuk Senilai Rp 2 Triliun Tertunda

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 438,964 kali

Ilustrasi, Presiden Jokowi saat meninjau pabrik pupuk (dok, bidikdata.com)

BêBASbaru.com, BARITO KUALA – Satu calon investor dari Surabaya, sempat berminat untuk dirikan usaha besar di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan. Namun rencana tersebut batal, calon investor menunda investasi senilai Rp 2 triliun di wilayah Kecamatan Cerbon, Kabupaten Batola, akibat pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, Ir Nafarin, menjelaskan, padahal tadinya lahan seluas 150 hektare sudah siap. “Dana juga sudah siap. Tapi mereka (investor) menunda berinvestasi karena pandemi Covid-19,” ujarnya.

Investor Surabaya tersebut berencana membuat pabrik pengolahan Pupuk untuk menyokong Program Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (Serasi) dan food estate di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Rencananya, mereka menyuplai pupuk ke Kalteng. Tapi pada tahun ini mereka tidak berani ambil risiko, sehingga menunda rencana investasi,” urai kepala DPMPTSP Kalsel tersebut. Dijelaskan Nafarin, banyaknya investor yang menarik diri untuk berinvestasi, menjadi salah satu penyebab pada tahun ini belum mencapai target.

Realisasi investasi dari triwulan I sampai dengan triwulan III 2020 hanya Rp 5,7 triliun. Menurun jauh, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019.  “Tahun lalu di triwulan III, realisasi investasi kita sudah tercapai Rp 11,1 triliun. Jadi, tahun ini turun Rp 7,6 triliun. Pada 2021 target investasi di Kalsel dinaikan Rp 6,13 miliar sehingga menjadi Rp 12 triliun,” pungkas Nafarin.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Investasi Pupuk Senilai Rp 2 Triliun di Kabupaten Batola Tertunda Akibat Pandemi Covid-19)

Berita ini sudah dilihat 190 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA