Connect with us
Update Now

Banjarbaru

Horor Korona di Banjarbaru: Siapkan ‘Turkes’ Disdik Pilih 20 Sekolah Contoh!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 411,568 kali

Ilustrasi, sekolah yang dianggap aman akan mulai belajar tatap muka (dok, berita banjarmasin)

BêBASbaru.com, BANJARBARU – Dinas pendidikan (Disdik) kota Banjarbaru telah menetapkan 20 unit sekolah sebagai contoh penerapan pembelajaran tatap muka  di Kota Banjarbaru. Jumat, (04/12/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Muhammad Aswan saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id membenarkan bahwa pihaknya telah menetapkan 20 unit sekolah sebagai contoh penerapan pembelajaran tatap muka.

“Penerapan pembelajaran tatap muka di 20 sekolah sampai saat ini masih dilakukan persiapan-persiapan dan kajian secara cermat termasuk kordinasi dengan para kepala sekolah,” ungkapnya.

Aswan mengatakan sekolah-sekolah yang telah ditetapkan sebagai contoh pembelajaran tatap muka ini terus dilakukan kordinasi termasuk penyiapan sarana dan prasarana yang mengacu pada protokol kesehatan yang ketat.

“Jika sudah dalam keadaan siap maka rencana pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan pada awal Januari 2021,” ungkapnya. Ia mengatakan terus mengimbau kepada sekolah untuk terus berbenah diri mempersiapkan penerapan Protokol kesehatan.

“Terkait penerapan protokol kesehatan ada dua hal yakni fisik dan non fisik. Untuk fisik yaitu pengaturan ruangan, pengaturan jarak, tempat cuci tangan, prosedur masuk sekolah, serta pengawasan kepada siswa dan siswi,” tegasnya.

Ia mengatakan 20 sekolah di Kota Banjarbaru yang masuk percontohan pembelajaran tatap muka antara lain 17 SDN, 1 SD swasta dan 2 SMPN. Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1 Komet Kota Banjarbaru, Hj Dwi Rahayu mengatakan pihaknya telah siap menjadi salah satu contoh sekolah yang masuk piloting pelajaran tatap muka.

“Untuk persiapan sudah banyak dilakukan yakni kelas yang utama disusun berjarak 1.5 meter, tempat cuci tangan tersedia di setiap sudut sekolah, penyediaan Hand sanitaizer di tiap kelas dan kelas selalu di semprot disinvektan,” ungkapnya.

Dwi mengatakan terkait peralatan, pihaknya mengakui sudah lengkap. “Semua sudah tersedia. Ada tandon yang berisi air, masker dengan jumlah banyak, Facehiel lengkap yang diperoleh dari bantuan dinas perdagangan,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan untuk jumlah siswa yang masuk, rencananya 50 persen bergantian dengan jam belajar sementara kelas 1-III diberikan 3 jam dan kelas IV-VI diberikan 4 jam. “Untuk jam datang dan pulang sekolah juga kami atur ada jeda waktunya supaya tidak bersamaan. Artinya secara umum, kami sudah siap tinggal menunggu zona hijau,” lanjutnya.  Ia juga mengatakan untuk proses pembelajaran 50 persen belajar tatap muka, sisanya belajar di rumah dan akan bergantian di hari berikutnya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Siapkan Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Banjarbaru Tetapkan 20 Sekolah Percontohan)

Berita ini sudah dilihat 243 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip