Connect with us
Update Now

Banjarbaru

Hampir Gagal Masuk Negeri Gara-gara Sistem Zonasi, Untung Bisa Dibijaksanai Sekolah

Diterbitkan

pada

Burhanuddin salah satu siswa yang hampir saja gagal sekolah negeri, gara-gara sistem kacau balau zonasi (dok, radar banjarmasin)

BêBASbaru.com, BANJARBARU – Kebijakan Mendikbud lama yang kembali diadopsi Nadiem Makarim sebagai Mendikbud yang baru membuat orang tua siswa banyak yang kelimpungan. Sebabnya, banyak yang tak sesuai realita di lapangan dengan aturan baru yang memusingkan tersebut. Salah satu contohnya di Banua kita di Banjarbaru, dari formulir pendaftaran PPDB online Burhanuddin, jarak sekolah rumahnya 410 meter. “Saya mendaftar tanggal 29 Juni sekitar pukul 14.44 Wita. Pilih jalur zonasi, karena sangat yakin masuk. Soalnya dekat sekali, jadi tidak mendaftar di sekolah lain,” ujar warga Jl RP Soeparto Komplek Meratus, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara ini. Rupanya, saat itu server aplikasi online penerimaan peserta didik baru (PPDB) sedang mengalami gangguan. “Saat saya cek di waktu pengumuman, ternyata nama saya tidak masuk dalam daftar yang diterima,” katanya. Ia sangat berharap masuk sekolah negeri. Apalagi menyadari kondisi ibunya yang sendirian menafkahi keluarga, dengan bekerja sebagai asisten rumah tangga. Akhirnya, ditemani sang ibu Sumyani, Burhanuddin yang merupakan alumnus SMPN 2 Banjarbaru ini mendatangi pihak sekolah.

Sumber: kalsel.prokal.co dan berbagai sumber (dengan judul: Kisah Tetangga Sekolah yang Sempat Ditolak Sistem Masuk Jalur Zonasi: Dibijaksanai Sekolah Setelah Melihat Langsung Rumahnya)

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 91
  • Page views today : 114
  • Total visitors : 503,832
  • Total page view: 1,081,366