Connect with us
Update Now

Banjarbaru

Haji Tahun 2021 Belum Pasti, Pendaftar di Banjarbaru Masih Antusias Daftar CJH

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 457,031 kali

Ilustrasi, saat CJH tunjukan hasil pemeriksaan kesehatan (dok, republika)

BệBASbaru.com, BANJARBARU – Walau pandemi covid-19 masih berlangsung namun pendaftaran calon jemaah haji di Banjarbaru masih tetap buka. Keberangkatan haji masih belum menentu, para calon yang ingin berangkat haji tetap antusias mendaftar.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Banjarbaru Drs. HM. Aride. BR,MM menjelaskan di awal Januari 2021 sudah ada sekitar 15 pendaftar. Padahal baru dibuka pada 4 Januari lalu. “Walau tidak sebanyak sebelum pandemi namun masyarakat tetap antusasis,” kata pria yang sudah 14 tahun mengabdi di Kemenag Banjarbaru ini.

Bahkan di saat pandemi Covid 19 di 2020 lalu pendaftar juga terus berdatangan hingga mencapai 641 orang. “Jumlahnya memang menurun dibanding tahun 2019 yang mencapai 1.245 orang,” sebut dia. Lalu bagaimana soal keberangkatan? Aride menerangkan untuk pemberangkatannya pihaknya menunggu instruksi Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

“Keputusannya ada di pemerintah pusat, Kemenag RI, hingga kini belum juga ada kejelasan,” kata dia. Kementerian agama RI, kata Aride, memiliki tiga opsi soal haji, pertama tetap melakukan persiapan apabila 2021 nanti kembali diberangkatkan. Opsi kedua, disiapkan apabila misalnya ada pembatasan karena masih pandemi covid 19 caranya dengan hanya memberangkatkan 50 persen jemaah dari kuota.

“Jika berangkat usia jemaah pun harus 50 tahun ke bawah,” lanjut dia. Sedangkan opsi terakhir sama seperti tahun lalu tidak ada keberangkatan jemaah haji. Berdasarkan jumlah Indonesia biasanya mendapat 221 ribu kuota. Sedangkan jemaah Kalsel ada 3.811 kuota.

Karena menganut kuota Provinsi Kalsel, maka Banjarbaru mengikuti jatah saja. “Tapi kalau dirata-ratakan. Pada 2018, jemaah Banjarbaru yang berangkat ada 240 orang, 2020 ada 165 jemaah,” sambung dia. Sementara untuk daftar tunggu jemaah haji di Kalsel masih tetap 34 tahun jika melakukan pendaftaran sekarang.

Mengenai biaya keberangkatan, Ariade mengaku tergantung dan berbeda beda setiap tahunnya. Yang jelas disetoran awal bagi calon jemaah wajib Rp 25 juta. “Sementara biayanya bervariasi pelunasan berkisar Rp 37 juta,” pungkas dia.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Meski Belum Ada Kejelasan Keberangkatan Haji, Pendaftar di Banjarbaru Tetap Antusias)

Berita ini sudah dilihat 155 kali