Connect with us
Update Now

Balangan

Gubernur Kalsel dan Anggota DPRD Propinsi Jamin Status Bupati Ansharuddin

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 113,750 kali

Balangan – Bupati Balangan bisa bernafas lega, status tersangka yang disematkan Polda tak otomatis membuat petahana Balangan ini di tahan. Meskipun Polda Kalsel selalu menampik keras tudingan adanya nuansa politik dibalik penetapan tersangka Bupati Balangan Drs H Ansharudin Msi, namun secara gambling itu bisa terlihat nyata, karena pesta demokrasi di Balangan akan berlangsung kurang dari 10 bulanan lagi. Kemarin Kamis (24/10), polisi resmi merampungkan berkas perkara dugaan penipuan cek kosong oleh Ansharuddin. Meski begitu orang nomor satu di Kabupaten Balangan itu tak ditahan. “Kita sudah resmi melimpahkan dan semuanya tinggal wewenang kejaksaan,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M. Rifai, didampingi Direktur Reskrimum Polda Kalsel, AKBP Sugeng Riyadi. Jaksa beralasan telah mendapat jaminan dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK. “Dia [Ansharuddin] tidak dilakukan penahanan dengan alasan masih pejabat publik aktif, kedua penjamin adalah gubernur dan ketua DPRD Kalsel,” terang Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Taufik Satia Diputra kepada apahabar.com. Pun begitu, Ansharuddin tetap dalam pengawasan aparat selamat proses hukum bergulir hingga di persidangan nanti. “Hari ini pelimpahan berkas perkara dari Polda ke Kejati. Sebagaimana hasil penelitiannya karena lokus-nya di wilayah Banjarmasin, Rattan In. Maka seharusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Banjarmasin Negeri Banjarmasin,” terangnya. Sementara itu, Bupati Balangan Ansharuddin memilih bungkam dan berjalan menuju mobil saat ditanyai awak media usai menjalani pelimpahan berkas. Kuasa Hukum Ansharuddin, M Pajri menyampaikan pihaknya taat menjalani proses hukum dan siap menguji fakta atas pelaporan di persidangan nanti. “Harapan kami persidangan di Banjarmasin kita ungkap apa adanya yang jelas kami kooperatif saat sidang nanti. Harapan kita profesional dan transparan dalam mengungkap perkara ini,” paparnya. Sekadar diketahui kasus ini muncul karena Dwi merasa dirugikan. Cek senilai Rp1 miliar yang diterima pelapor dari tersangka diduga kosong. Dwi pun melaporkan kasus tersebut ke polisi berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/1220/X/2018/BARESKRIM tanggal 01 Oktober 2018.
Sumber: apahabar.com dan berbagai

Berita ini sudah dilihat 54 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 213
  • Page views today : 231
  • Total visitors : 530,169
  • Total page view: 1,113,750