Connect with us
Update Now

Gaya Hidup

Generasi Selanjutnya Makin Rusak Akibat Kecanduan Gadget, Puluhan Anak dirawat di Sambang Lihum

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 129,245 kali

Hentikan kecanduan gadget seorang ibu lingkari hitam mata bocah ini agar jera (dok, Tribun)

Gaya Hidup – Gangguan kejiwaan pada anak akibat gatget atau gawai semakin memperihatinkan. Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Sambang Lihum dalam beberapa bulan terakhir, mulai menerima pasien anak penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Penyebabnya penggunaan gawai yang berlebihan. Direktur RSJD Sambang Lihum, dr Dharma Putra mengatakan, pihaknya belum mengantongi data pasti jumlah pasien anak ke rumah sakit jiwa yang berlokasi di Jalan Gubernur Syarkawi Kecamatan Gambut tersebut, tapi fenomena ini sudah terjadi. Bahkan, kasus anak ODGJ akibat penggunaan gawai berlebihan berpotensi meningkat jika tidak segera ditangani. “Sudah puluhan anak yang kami rawat karena kecanduan gawai, ini masalah serius dan membuat kita prihatin,” ujarnya kepada Kalsel Pos, Rabu (16/10/2019). Dharma menuturkan, potensi ini semakin besar. Salah satunya dipengaruhi penggunaan gawai dan para orang tua sekarang sudah banyak yang memberikan gawai kepada anak. Pemberian ini dilakukan awalnya agar anak bisa bermain tanpa mengganggu kegiatan orang tua dan sayangnya penggunaan ini kemudian membuat anak menjadi kecanduan. “Jika gadget dipakai berlebihan dan menjadi ketergantungan bisa mengganggu jiwa anak tersebut,” cetusnya. Selain anak – anak, RSJD Sambang Lihum juga pernah merawat dua orang mahasiswa yang kecanduan gawai sehingga lupa belajar dan mengakibatkan nilai semester anjlok. Dharma menegaskan, hal itu bisa dicegah dari awal dengan mengembalikan gawai pada fungsinya. “Berikan gadget pada anak sesuai dengan usianya. Selain itu aktifkan bermain dengan anak seusianya dengan permainan tradisional,” ujarnya. Dia juga menghimbau kepada guru untuk melarang anak – anak membawa gawai ke sekolah. “Sediakan saluran telpon khusus agar anak – anak bisa berkomunikasi dengan orang tua di rumah. Sehingga anak – anak tidak perlu lagi membawa gawai ke sekolah,” ujarnya. Untuk RSJD Sambang Lihum sendiri, lanjut Dharma, kedepannya akan membuat taman bermain untuk anak – anak yang dilengkapi sarana permainan tradisional untuk edukasi. “Atas saran dan pemikiran Paman Birin gubernur kita, taman bermain akan segera dibangun dibagian belakang rumah sakit. Taman untuk anak – anak ini dibuka rencananya seminggu sekali. Diharapkan ini bisa membantu mengurangi anak – anak main gawai secara berlebihan,” tutupnya.
Sumber: kalselpos.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 28 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 2 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 308
  • Page views today : 347
  • Total visitors : 532,315
  • Total page view: 1,116,183