Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Gelar Mimbar Terbuka, Mahasiswa Bawa Rapor Merah Kecewa Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 253,592 kali

Mahasiswa hanya lakukan mimbar bebas terkait UU Omnibus Law (dok, regional kompas)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalsel yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalsel kembali menggelar aksi unjuk rasa turun ke jalan, Selasa (20/10/2020).

Menggelar mimbar terbuka, para mahasiswa masih menyuarakan tuntutan agar diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) untuk membatalkan Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Selain itu, dalam aksi kali ini, massa juga membawa map merah sebagai simbol rapor merah atas satu tahun kinerja Pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Disampaikan Koordinator Wilayah BEM Se-Kalsel, Ahdiat Zairullah, pihaknya menilai Pemeritnahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin telah gagal mendengarkan suara rakyatnya.

“Soal rapor merah, artinya pemerintah hari ini gagal mendengarkan rakyatnya. Kita perlu bertanya kembali apakah kedaulatan benar-benar ada di rakyat ataukah kedaulatan pengusaha dan oligarki,” tegas Ahdiat.

Dengan aksi demikian yang juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia menurutnya sebagai pengingat kepada Presiden Joko Widodo bahwa begitu banyak penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Terkait jumlah massa yang menyusut dibanding aksi sebelumnya, Ahdiat menyatakan tak mempersoalkan kuantitas namun lebih mementingkan militansi massa yang konsisten turun ke jalan menolak UU yang mereka nilai berpihak kepada oligarki tersebut.

“Ketika tidak ada lagi orang turun ke jalan, artinya banyak sudah yang pupus harapannya menyampaikan orasi di jalanan. Tetapi kami tetap konsisten sebagai corong yang mendengarkan dan menyuarakan keresahan yang ada di masyarakat,” bebernya.

Berlangsung sejak pukul 10.30 WITA, aksi unjuk rasa berkonsep  mimbar terbuka yang diisi sederet orator dari berbagai perguruan tinggi ini berakhir sekitar pukul 14.15 WITA.

Massa membubarkan diri secara tertib dan sukarela tanpa ada paksaan. Masih menggunakan almamater kebanggaannya masing-masing, mereka bersama-sama berjalan kembali ke arah titik berkumpul di Lapangan Kamboja, Jalan Anang Adenansi, Banjarmasin.

Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Nico Afinta melalui Kapolresta Banjarmasin, Kombes Polisi Rachmat Hendrawan menyampaikan apresiasi terhadap massa aksi yang menjalankan unjuk rasa dengan tertib sejak awal hingga aksi berakhir. Usai massa membubarkan diri, tak lama berselang Kepolisian dan Petugas Dinas Perhubungan kembali membuka arus lalu lintas di Jalan Lambung Mangkurat dan arus lalu lintas kembali normal.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Massa Unjuk Rasa di Banjarmasin Bawa Rapor Merah, Kecewa Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf)

Berita ini sudah dilihat 131 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 76
  • Page views today : 92
  • Total visitors : 547,551
  • Total page view: 1,132,959