Connect with us
Update Now

Tabalong

Gebyar Pemilu 2019 Bagian V: ‘Perang’ Caleg Petahana Vs Pendatang Baru, Sesama Caleg Se Parpol Paling Seru

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 231,327 kali

Pemilu Legislatif, khususnya di tingkat Kabupaten/Kota boleh dibilang selalu seru dari Pemilu ke Pemilu. Pertarungan antara Caleg petahana versus Caleg pendatang baru tak terelakan, bukan lagi soal parpol tapi benar-benar sosok dari caleg terkaitlah yang dipertaruhkan. Walaupun dari sisi apapun, parpol masih memiliki pengaruh yang lumayan, namun sosok Caleg sangat menentukan, lolos tidaknya para caleg dalam memperebutkan kursi legislatif. Namun, pada akhirnya pengalaman plus logistik yang kuatlah yang biasanya menang.
——————————————————————————————————————-

Caleg petahana dari Partai Demokrat, H Masruddin S Sos MMA mengakui setiap pemilu, pertarungan melawan caleg pendatang baru atau caleg pendatang baru muka lama tak terelakan. “Saya tak berani meremehkan kemampuan para Caleg pendatang baru, terlebih sesama caleg petahana, apapun partainya, semuanya memiliki kemampuan dan juga logistik yang cukup kuat, untuk berebut kursi legislatif,” ungkap pria yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Tabalong ini. Kalau kurang bergerak ke warga pemilih, lanjutnya, maka siap-siap saja akan gigit jari. Belum lagi pertarungan antar sesama Caleg di partai yang sama, justru ini yang paling sengit, saling sikut antara sesama caleg di partai yang sama lebih keras dibandingkan beda parpol. Menurut pria yang akrab di panggil MRD, dua kali dia mengalami pertarungan ‘keras’ tersebut dengan sesama caleg diparpolnya. “Pemilu Tahun 2009 saat saya nyaleg di wilayah Selatan, suara saya dengan caleg nomor 2 terbanyak hanya selisih 65 suara. Lalu Pemilu Tahun 2014, saat saya balik ke Dapil wilayah Tengah walaupun lumayan, yakni selisih 260 suara, namun sempat kejar-kejaran juga,” ungkap MRD sambil tersenyum. MRD juga menuturkan, Caleg Partai Demokrat wilayah Selatan Tahun 2014, antara Mahyuni dan Norhajani malah berselisih hanya 15 suara saja, yang dimenangkan Mahyuni. Tentu yang paling seru adalah Tahun 2009, kala Antung Nordinah dan Sabirin Nafis dari Partai Bintang Reformasi (PBR), yang hanya berselisih 8 suara saja, di Dapil Wilayah Tengah. “Kalau penyelenggara tidak netral, sangat berbahaya antar Caleg satu parpol bisa timbul pergesekan yang sangat keras, menjurus perang fisik. Makanya saya sebagai Ketua Parpol, selalu wanti-wanti ke teman-teman Caleg, tolong jaga Formulir C dari saksi sebagai bukti sahih hasil suara dan jangan main curang,” ungkap MRD lagi.
Pemilu 2019 yang akan datang, selain kerasnya persaingan antar Caleg, juga tentu menimbulkan sedikit kerumitan, karena kertas suara ada 5 buah. Yakni untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Propinsi, DPR RI, DPD RI dan terakhir Pemilihan Presiden. Banyak kalangan memprediksi, suara tak sah akan sangat besar, saking rumitnya pemilihan, khususnya para pemilih kalangan tua yang pastinya kebingungan. Yang paling diuntungkan tentunya DPD RI dan Pilpres, karena ada foto para kandidat, bandingkan dengan DPRD-DPR RI, yang hanya menampilkan nama saja. Itulah salah satu faktor para Caleg terpaksa keras mensosialisasikan namanya. Nomor urut kini tidak menentukan lagi, karena sebagian pemilih sudah cerdas dalam mencoblos pilihannya. Contoh Anggota DPRD Kabupaten Tabalong, lebih separu yang duduk sebagai wakil rakyat justru bukan dari nomor urut 1, atau istilahnya nomor urut jadi. Politisi Partai Golkar, Zainal Ilmi Mahrudi SE mengungkapkan, sebagai kader yang bernaung di bawah panji parpol yang identik dengan warna kuning, dia sangat diuntungkan. Tak perlu susah-susah mempopulerkan partainya. “Saya bisa fokus ke pencalegkan saja, Partai Golkar sudah sangat di kenal, dua kali saya duduk sebagai Anggota DPRD Tabalong dan tahun depan ikut lagi, saya tak pernah nomor urut 1, selalu di bawah itu, tapi saya selalu optimis,” ungkap Zainal sambil tertawa.

Spanduk sindiran untuk caleg (Dok, google.com)


Semua Dapil Keras & Seru, Komposisi Unsur Pimpinan Bisa Berubah
Dipastikan, ada 3 nama yang tidak akan ikut bertarung memperebutkan 30 Kursi DPRD Tabalong, Rabu 17 April 2019 yang akan datang, yakni politisi Partai Golkar yang juga Ketua DPRD Tabalong, Darwin Awi, yang memutuskan tidak nyaleg lagi. Politisi Partai Demokrat, H Suriyono SE, yang akan bertarung ke DPRD Propinsi Kalsel, Dapil 5 dan politisi PAN, Dyah Triastuti, sama seperti Darwin Awi, memutuskan tidak ikut nyaleg lagi, dengan alasan fokus ke keluarganya. Sisanya 27 nama tetap bertarung di Dapil masing-masing, tidak ada yang pindah Dapil atau pindah parpol. Dapil 1, yang meliputi Kecamatan Tanta dan Tanjung, 7 Caleg petahana yakni H Masruddin (Demokrat), Hj Mursidah dan Norhidayah (PAN), Kusmadi Uwis (PPP), H Tajuddin (Nasdem), Zainal Ilmi Mahrudi (Golkar), Maya Dinayanti (Gerindra) tetap bertahan dan siap mempertahankan kursi legislatif mereka. Dapil II meliputi Kecamatan Kelua, Muara Harus, Pugaan dan Banua Lawas memperebutkan 7 kursi, ada 6 Caleg petahana yang tetap berlaga, yakni Ahmad Hidwar SH (PPP), Nabahan Fiji (PAN), Mahyuni (Demokrat), H Maksum Dahlan (PKB), Aries Heryanto (PKPI) dan Supardi (Hanura). Di Dapil III meliputi Kecamatan Jaro, Haruai, Upau, Bintang Ara, dan Muara Uya, yang memperebutkan 10 kursi legislatif, 10 Caleg petahana kembali maju, yakni H Dahli SE (PAN), Jurni SE dan Zainal Abidin (Golkar), Supardi (Hanura), Hj Siti Arbayah (Demokrat), Mursalin (Nasdem), Amrullah (PBB), H Mustafa (Gerindra), Hj Sumiati (PKS) dan Pahriani (PKB) kembali bakal bertarung sengit. Sedangkan Dapil IV Kecamatan Murung Pudak, dari 6 Kursi yang tersedia, hanya 4 Caleg petahana yang ikut bertarung, yakni Nurdiansyah Nunci (Gerindra), Fahriani Fahmi (PBB), Hasbianoor (Golkar) dan Hj Indah Yuniarti Ningsih (Hanura), bakal habis-habisan bertarung dengan caleg pendatang baru yang juga sama-sama optimis memperebutkan kursi legislatif.
Pengamat politik Tabalong, yang juga mantan Sekdakab Tabalong, Drs H Akhmad Bakhit Msi mengungkapkan, ada beberapa nama Caleg pendatang baru yang bakal mengisi posisi Anggota DPRD Tabalong yang akan datang, namun dia enggan menyebutkan nama-nama caleg petahana yang bakal tergusur, dengan alasan tidak etis dan mendahului takdir. “Tapi untuk unsur pimpinan saya berani mengatakan, akan mengalami perubahan, saya perkirakan Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra dan kuda hitam PKS, PPP serta PKB akan bertarung memperebutkan unsur pimpinan. Sedangkan PAN akan berat berebut unsur pimpinan, melihat dari komposisi Caleg per Dapil nya yang berkurang dari Tahun 2014 lalu,” ungkap Bakhit. Bakhit menambahkan, akan sangat menarik melihat parpol-parpol itu memperebutkan unsur pimpinan di DPRD Tabalong. 3 parpol yakni Golkar, Demokrat dan Gerindra berpeluang lebih besar berebut unsur pimpinan dibandingkan parpol lainnya. “Khusus Golkar saya anggap masih punya peluang besar bertahta sebagai Ketua Dewan, tapi jangan anggap remeh Demokrat dan Gerindra plus kuda hitam tadi, bisa saja ada kejutan,” kata Bakhit. Bakhit menuturkan lagi, PDIP berpeluang menempatkan wakil nya kelak di DPRD Tabalong. Tapi dia tidak tahu Dapil mana, namun ada harapan PDIP yang absen Tahun 2014 lalu bakal bisa menempatkan lagi kadernya, minimal 1 kursi. “Intinya nanti ada parpol yang bertahan jumlah kursinya, tapi ada juga yang berkurang. Kecil kemungkinan bertambah, kecuali para calegnya all out bertarung, bisa saja bertambah, tak peduli dari partai mana, ini pertarungan para Caleg, bukan hanya antar parpol saja,” imbuh Bakhit kembali. ệ

Sebaran Kursi Per Dapil Di DPRD Kabupaten Tabalong:
1. Dapil 1 (Tanta-Tanjung) 7 Kursi, 7 Caleg Petahana kembali bertarung
2. Dapil 2 (Kelua, Banua Lawas, Muara Harus, Pugaan), 7 Kursi, 6 Caleg Petahana kembali bertarung.
3. Dapil 3 (Jaro, Haruai, Muara Uya, Bintang Ara, Upau), 10 Kursi, 10 Caleg Petahana kembali bertarung.
4. Dapil 4 (Murung Pudak), 6 Kursi, 4 Caleg Petahana kembali bertarung.

Berita ini sudah dilihat 90 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 462
  • Page views today : 532
  • Total visitors : 545,661
  • Total page view: 1,130,847