Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Tengah

Ga Sabar Kelamaan Tutup Lokasi Wisata di Hantakan Buka Lalu Dibubarkan Aparat

Diterbitkan

pada

Aparat gabungan TNI-Polisi bubarkan tempat wisata di Hantakan (dok, targetnews)

BêBASbaru.com, HULU SUNGAI TENGAH – Untuk mencegah penyebaran corona virus disease (covid-19) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata HST masih belum mengijinkan tempat wisata di daerah ini untuk buka. Tempat wisata yang tetap nekat buka pun dibubarkan paksa oleh aparat. Seperti halnya yang berlngsung di lokasi wisata air Manggasang Kecamatan Hantakan. Petugas gabungan TNI Polri turun untuk membubarkan paksa aktivitas tempat wisata di lokasi tersebut pada Minggu (7/5/2020). Pembubaran paksa ini mengingat Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah belum mencabut surat edaran mengenai Penghentian Sementara Wisata. Beberapa lokasi wisata sudah menutup lokasi wisata mereka. Sebagian masih beroperasi. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Wahyudi Rahmat, mengatakan meski Hulu Sungai Tengah merupakan wilayah terendah kasus terinveksi covid-19. Namun, pihaknya belum mencabut kebijakan penghentian sementara wisata. Apalagi, penghentian sementara ini berlaku sejak 30 Maret lalu yang tertuang dalam surat bernomor 556/77Disporapar/III/2020 mengenai Penutupan Sementara Wisata. a khawatir jika datangnya orang luar akan memperbanyak jumlah kasus terinfeksi. Mengingat wisatawan yang datang ke Hulu Sungai Tengah bukan hanya dari Hulu Sungai Tengah saja tapi juga dari luar daerah. “Kalsel masih belum New Normal. Angka infeksi di Hulu Sungai Tengah juga terus bertambah. Agar tidak salah persepsi, bukan ditutup kembali. Kami memang belum mengizinkan beroperasi kembali. Surat tersebut belum pernah dicabut,” tegasnya. Dibeberkannya, penertiban itu dilakukan mengingat pengelola wisata mengindahkan surat edaran pemerintah. Apalagi, bebernya, wilayah HST yang jumlah terinfeksi covid-19 paling rendah se Kalimantan Selatan harus dipertahakan. Caranya dengan membatasi orang yang berkunjung ke lokasi wisata. “Semoga pandemi berlalu dan wisata kembali dibuka. Ini kami lakukan demi menjaga Hulu Sungai Tengah,” katanya. Pengamanan dibantu oleh aparat. Danramil 1002-07/Pagat, Kapten Inf Andi Tiro, mengatakan pihaknya akan selalu mendukung kebijakan pemerintah terkait pendemi corona.”Kami mengimbau agar warga masyarakat mau mengikuti dan mematuhi anjuran pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran  covid-19,” katanya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 179
  • Page views today : 201
  • Total visitors : 505,526
  • Total page view: 1,083,411