Connect with us
Update Now

Headline

Dulu Tito Karnavian Puji FPI & Habib Rizieq Kini Ikut Tanda Tangan Bubarkan FPI

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 405,116 kali

Tito Karnavian saat itu Kapolri, KH Maruf Amin yang masih Ketua MUI dan HRS (dok, tribunnews.com)

BệBASbaru.com, INVESTIGASI – Menteri Dalam NegeriTito Karnavian sudah cukup lama mengenal sosok Habib Rizieq Syihab. Saat masih menjabat Kapolda Metro Jaya tahun 2015, Tito dan Rizieq sempat menghadiri acara bersama. Di sana, Tito memberikan pidato yang menjelaskan tentang toleransi.

Dalam pidatonya, mantan Kapolri ini juga melempar pujian untuk Rizieq Syihab dan FPI. Dia mengatakan Rizieq orang yang sangat toleran.

Selain Tito dan Rizieq, acara dengan tema “Membangun Peradaban Dialog Antar Umat Beragama” ini dihadirisejumlah ulama dan tokoh, Pangdam Jaya yang saat itu dijabat Mayor Jenderal Agus Sutomo, serta sejumlah Kapolres dan pejabat lainnya.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Assaadah bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Tito Karnavian menyampaikan pidato tentang toleransi. Menurutnya, tema yang diangkat sangat penting untuk seluruh warga Indonesia. Sebab, sikap toleransi harus dijunjung tinggi oleh setiap orang.

“Ini momentum yang sangat luar biasa bagi pandangan saya pribadi. Karena temanya mengenai dialog lintas agama. Tema yang sangat penting. Bukan hanya bagi Jakarta, tapi juga bagi Indonesia. Yang kedua, menariknya dilaksanakan oleh FPI. Alhamdulillah ini,” kata Tito, Sabtu (5/9/2015) seperti dikutip dari YouTube Ibra Channel.

Menurut Tito, acara tersebut sangat baik dalam melepas stigma FPI. Sebab, selama ini FPI dikenal sebagai ormas yang radikal dan juga bertindak anarkis. “Adanya kegiatan seperti ini, jelas akan melepaskan stigma yang mungkin dilabel oleh media masa. Kemudian memengaruhi publik, bahwa FPI adalah organisasi masa yang radikal, yang militan, yang identik dengan kekerasan dan seterusnya, intoleran,” ujar Tito.

Dalam kesempatan itu, Tito mengaku bahwa perkenalannya dengan organisasi FPI cukup lama, termasuk dengan Rizieq Syihab. Dia juga mengetahui betul, pemikiran dan sikap toleransi beragama yang Rizieq terapkan.

“Tapi dalam kenyataannya saya paham. Karena saya sudah lama dengan teman-teman FPI, banyak bergaul. Termasuk berdiskusi banyak sekali dengan Imam besar, paham pemikiran beliau (Habib Rizieq). Beliau sangat toleran sebetulnya. Dan itu mewarnai FPI. FPI-lah ormas Islam yang sangat toleran terhadap agama lain,” ungkap Tito.

Acara Sederhana

Meski kegiatan itu terbilang cukup sederhana, namun diakui Tito gemanya begitu positif ke Indonesia.  Tito juga menyinggung terkait toleransi beragama dari sebuah buku. Setiap agama bertujuan baik dan memberi kedamaian. Namun sayang, ada beberapa kutipan yang memicu perpecahan.

“Suasana yang tidak perlu di gedung besar acaranya, tidak perlu diliput media masa besar. Dihadiri mungkin kurang dari 500 orang. Tapi gemanya sangat besar sekali, gemanya ini nasional,” ucap Tito. “Saya ingat satu buku, pernah saya baca karangan editing berjudul ‘The Destructive Power of Religion’. Harold Ellens mengatakan bahwa agama, itu sebetulnya diturunkan untuk memberi nilai-nilai yang membangun, memberi kedamaian bagi umat di dunia. Tujuan utamanya adalah positif. Tapi kemudian di dalamnya berisi nilai-nilai yang menghancurkan,” sambungnya.

Tito menceritakan saat bersama Rizieq ikut terjun ke Poso, membantu mendamaikan. “Kita tentunya masih ingat kasus Ambon dan di Poso. Antara umat Islam dan umat Kristiani. Saya betul masih ingat bersama pak Habib Rizieq, kita sama-sama nanganin Poso saat itu,” ujar Tito.

Sumber: merdeka.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 653 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 36
  • Page views today : 40
  • Total visitors : 553,367
  • Total page view: 1,139,771