Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Duit Kunker Turun Drastis Kinerja DPRD Kalsel Diminta Tak Kendor!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 424,677 kali

Uang Kunker DPRD Kalsel akan turun drastis (dok, DUTA TV)

BệBASbaru.com, BANJARMASIN – Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk DPRD Provinsi Kalsel,  dipastikan akan menerapkan Perpres Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional di Tahun 2021 yang diterjemahkan melalui Pergub Kalsel.

Hal ini dibenarkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M Syaripuddin. “Iya pasti akan diterapkan. Karena, semua harus menerapkan di tahun 2021 ini,” kata Legislator PDI-Perjuangan ini, Rabu (30/12/2020).

Dalam aturan tersebut di antaranya mengatur komponen uang saku perjalanan dinas dalam negeri, termasuk bagi para anggota DPRD Kalsel. Dengan penerapan aturan itu, anggaran uang saku perjalanan yang sebelumnya kurang lebih Rp 2,4 juta per orang berkurang hanya menjadi ratusan ribu rupiah saja perhari.

Menurut Kabag Persidangan, Hukum, AKD dan Layanan Aspirasi Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel, M Jaini, meski ada perubahan tersebut, seharusnya tak ada penurunan kinerja DPRD Provinsi Kalsel.  Pasalnya, kata Jaini, meski ada penyesuaian pada besaran uang saku perjalanan bagi para Anggota DPRD Provinsi Kalsel tahun depan, namun tak ada pengurangan volume pada tugas dan fungsi DPRD Provinsi Kalsel.

Apalagi menurutnya, untuk Tahun 2021 mendatang DPRD Provinsi Kalsel juga telah menyusun program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) berisi tak kurang dari 20 Raperda. Dimana dalam mekanisme pengusulan, penyusunan, pembahasan, fasilitasi hingga pengesahan Perda tetap sama seperti sebelumnya.

“Selama ini tidak ada pengurangan volume, memang ada pengurangan tarif sesuai Perpres yang berlaku. Kalau dari aspek pendapatan take home pay mereka (Anggota Dewan) berpengaruh pasti, tapi kalau dari aspek pembahasan tidak berpengaruh,” kata Jaini.

Ditegaskan Jaini, setiap anggota dewan pastinya diamanahi oleh fraksi dan partainya masing-masing untuk dapat dengan baik menjalankan tiga fungsi utama dewan.  Yaitu, tak hanya fungsi anggaran dan pengawasan jalannya pemerintahan tapi juga dalam memproduksi Perda. “Pembuatan Perda kan juga merupakan salah satu ukuran kinerja DPRD,” kata Jaini.

Seperti di tahun 2020, DPRD Kalsel tercatat sudah hampir persen menyelesaikan tugas pembentukan 15 Perda dalam Propemperda Tahub 2020. Sebanyak 5 perda di antaranya sudah disahkan dan efektif menjadi Perda, 8 diantaranya sudah rampung dan tinggal menunggu nomor registrasi Perda dari Kemendagri dan 2 lainnya sudah berada di tahapan finalisasi.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Uang Saku Bakal Merosot Tajam, Begini Proyeksi Kinerja DPRD Kalsel Memproduksi Perda pada 2021)

Berita ini sudah dilihat 150 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA