Connect with us
Update Now

Kriminal

Dua Terdakwa Penjaga 32 Kilo Sabu di Tuntut JPU Seumur Hidu

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 123,754 kali

Penjaga gudang sabu 32 kilogram di tuntut seumur hidup oleh JPU (dok, duta TV)

BêBASbaru.com, KRIMINAL – Dua terdakwa kasus sabu dengan barang bukti 32 kilogram sabu yakni Said Akhmad Zais alias Habibi dan Jayadi dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Agus Subagya SH seumur hidup.

Tuntutan ini dibacakan Agus di sidang lanjutan dengan materi pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (21/9/2020) sore.

Pada sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Moch Yuli Hadi SH MH ini, jaksa Agus Subagya menuntut keduanya penjara seumur hidup dan kedua terdakwa tetap ditahan.

Kedua terdakwa pihaknya jerat primair pasal 114 ayat 2 jo 132 ayat 1 dan UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 64 ayat 1 KUHP .

Dan untuk Subsider terdakwa diancam Pasal 112 ayat 2 jo 132 jo ayat 1 UU no 35 tahun 2009 ttg narkotika jo pasal 64 ayat 1 KUHP .

Atas tuntutan JPU seumur hidup terhadap keduanya, penasehat hukum kedua terdakwa yakni Dr Fauzan Ramon SH MH , setelah berdiskusi via daring dengan kedua kliennya menyatakan minta waktu untuk melakukan pembelaan terhadap kedua kliennya.Oleh majelis hakim sidang pun ditutup

Sebelumnya dalam dakwaa primair yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Subagya dan Toriq SH dikatakan terdakwa Said akhmad Zais Assegaf alis Habibi, bersama sama saksi dan juga terdakwa Jayadi alias Amang Yadi, Amang dul yang saat ini masuk DPO

Pada 2017 -2020 bertempat di Jalan Pembangunan 1Kelurahan Belitung. Selatan dan rumah kontakkan di Rawasari II Blok D No 4a, Kecamatan Banjarmasin Tengah melakukan perbuatan kejahatan, pecobaaan dan permufakatan jahat menawarkan, jual beli narkotika melebihi 5 gram.

Perbuatan dengan cara, berawal terdakwa beretemu Jayadi alias Amang Yadi pada 2017 lalu dan terdakwa minta pekerjaan dengan saksi Jayadi dan diterangkan saksi Jayadi pekerjaan mengelola rumah penyimpanan narkotika jenis sabu dan ineks milik Amang Dul yang saay ini DPO.

Saat itu lokasi di rumah saksi Jayadi di komplek Graha Sejati 4 Blok B kelurahan Sungai Lulut dan terdakwa bekerja mengikuti Jayadi selama bebeapa bulan pertama dengan gaji Rp 5 juta per bulan.

Setelah beberapa bulan terdakwa dapat tugas membagi sabu-sabu menjadi masing-masing 100 gram dapat upah dari Jayadi sebesar 1 juta per ons dan pebulan sekitar 10 Kg sampai 12 Kg . Dan terdakwa penerima melalui rek Jayadi di BCA. Dari hasil tersebut Jayadi dengan meminta bagian terdakwa sebesar 30 persen dan meminta terdakwa setorkan ke Ahoik alias Hardiansyah alias Andri Jaya (dpo) melalui rek BCA,

Di sekitar Maret 2018 terdakwa kelola gudang sabu sendiri dan mendapat intruksi langsung dari Amang Abul melalui HP aplikasi BBM dan whatsapp.

Sementara gudang sabu dipindah ke rumah kontrakkan di Rawasari 7 Blok D no 4a Banteng, dan pembayaran gaji langsung disetorkan oleh Aman Abul ke rekening terdakwa Said Akhnad Zais di BNI dan BCA atas nama Said Akhmad Zais.

Menurut JPU, pekerjaan terdakwa Said megambil narkotika dari hotel dan dibawa ke gudang sabu atau rumah kontrakkan, setelah itu narkotika dibagi paketan 100 gram selanjutnya diserahkan ke kurir atau kuda dan mencaat barang masuk dan keluar.

“Setelah kelola gudang terdawa tetap berikan setoran 30 pesen ke jayadi dan 30 persen ke Ahong atau hardiansyah dan mengabari ke mereka jika bagian untuk mereka telah dikrim,” papar JPU.

Dan bahwa pada 13 Januari 2020 terdakwa ambil narkoba di Hotel Aria kamar 306 dalam bungkus teh hijau dengan berat sekitar 29 kg . Dan pada Sabtu 18 Januari 2020 di jalan Pembanguinan saat akan antar narkoba 15 paket dengan berat 1500 gram naik scoopy dan ditangkap petugas Ditnarkoba,

Dan petugas sita sekitar 15 paket besar narkoba dan dinterogasi diinterogasi dan mengatakan sisa narkoba di rumah kontrakan di Jalan Rawasari dan dilakukan penggeledahan serta ditemukan puluhan kilogram sabu dan ribuan butir ineks berbagai jenis dan warna.

Sekedar diketahui untuk kasus ini petugas Subdit 2 Ditnarkoba Polda Kalsel mengamankan Said Akhmad Zais A alias Habibi . Dimana total barang bukti ditemukan di dua TKP yakni 32.615,48 dengan rincian sabu sebanyak 26,3 kilo atau 26.300 gram , pil sabu 19.900 (sembilan belas ribu sembilan ratus) butir pil sabu jenis “YABA” dengan berat 2,1 Kilogram atau 2.100,15 gram.

Selannjutnya kapsul ineks sebanyak 600 (enam ratus) butir atau berat 228 gram, pil ineks 9.143 (sembilan ribu seratus empat puluh tiga) butir dengan berat 3.482,33 gram, dan serbuk ineks berat bersih 505 gram

“Jumlah total keseluruhan sebanyak 32,6 Kilogran atau sebanyak 32.615,48 gram,” papar Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Kapolda Yazid Fanani , saat jumpa pers Senin (21/1) lalu.

Dari pengembangan kemudian petugas mengamankan Jayadi yang merupakan perekrut terdakwa dan menerima bagian 30 persen.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Sidang Kasus 32 KG Sabu di PN Banjarmasin, Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Seumur Hidup)

Berita ini sudah dilihat 98 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 231
  • Page views today : 274
  • Total visitors : 531,818
  • Total page view: 1,115,629