Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Dua Desa Terpencil di Kaki Gunung Meratus Tapin Rawan Tertular Virus Corona

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 118,130 kali

Bupati Tapin Drs HM Arifin Arpan MM saat berkunjung di ke Desa Batung, Kecamatan Piani (dok, Tribunnews)

BêBASbaru.com, TAPIN – Dua wilayah perdesaan di kaki Gunung Meratus, yaitu Desa Batung dan Desa Belawaian, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) rawan penyebaran virus corona atau Covid-19. Itu karena di Desa Batung merupakan wilayah perlintasan antarkabupaten, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanahbumbu. Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, akhir pekan lalu, komunitas motor trail dari Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin membagikan kaus dan masker medis di Pasar Batung dan terminal antardaerah. Komunitas motor trail itu start dari halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin menuju Desa Batung melewati akses jalan Rantau-Piani. “Kami sengaja bolak-balik Rantau- Batung. Kami tidak ingin melintas melalui Loksado, Hulu Sungai Selatan karena bukan wilayah Kabupaten Tapin,” ujar Syamsu Rahmat, fotografer Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin. Camat Piani, Murtoyo dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Kamis (9/7/2020) membenarkan wilayah Desa Batung dan Desa Belawaian berbatasan dengan wilayah kabupaten tetangga. Murtoyo, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kecamatan Piani tak membantah karena berada di lintas antarkabupaten, warga Desa Batung rawan tertular virus Covid-19. Namun, Murtoyo mengaku antisipasi terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19 sudah dilakukan pihaknya dengan memberi peringatan waspada dan kesiapsiagaan bersama Relawan Desa Lawan Covid-19. “Kecamatan Piani terdiri dari delapan desa. Semua desa di Kecamatan Piani sudah terbentuk Relawan Desa Lawan Covid-19 dan mereka sudah dibekali pemahaman tentang pencegahan wabah virus corona dan penerapan protokol kesehatan,” katanya. Murtoyo mengaku di wilayah Kecamatan Piani sudah dibentuk Desa Tangguh Banua di Desa Miawa. Itu diresmikan Kapolres Tapin AKBP Eko Hadi Prayitno, akhir pekan lalu, sekaligus dihadiri para Ketua Relawan Desa Lawan Covid-19 se Kecamatan Piani. “Kasus pasien positif Covid-19 di Kecamatan Piani ini sudah menjalani isolasi dan dia bukan warga Kabupaten Tapin hanya bekerja di Kecamatan Piani,” katanya.

Sumber: Banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul, Dua Desa di Kaki Gunung Meratus Tapin Rawan Tertular Virus Corona, Begini Tindakan Camat Piani)

Berita ini sudah dilihat 99 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 312
  • Page views today : 354
  • Total visitors : 531,091
  • Total page view: 1,114,812