Connect with us
Update Now

Dunia

Donald Trump larang TikTok dan WeChat, Tak Mau Keok Tiktok Gandeng Pengusaha AS

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 131,481 kali

Trump akhirnya bolehkan aplikasi tik tok asal Cina beroperasi setelah kerjasama dengan perusahaan Amerika (dok, BBC)

BêBASbaru.com, WASHINGTON DC – Pemerintahan Donald Trump pada Jumat waktu setempat mengumumkan bahwa mereka melarang TikTok dan WeChat ada di toko aplikasi di negara itu mulai Minggu malam, sebuah langkah yang mengindikasikan memburuknya hubungan Amerika Serikat dengan China. Pejabat administrasi menyebut larangan itu diperlukan untuk melindungi keamanan nasional dan mencegah Beijing mengeksploitasi aplikasi untuk mengumpulkan data pengguna atau menyebarkan propaganda, demikian Washington Post melaporkan, dikutip Sabtu. Tetapi tindakan tersebut menuai kritik cepat dari para pembela Amandemen Pertama seperti American Civil Liberties Union dan bahkan dari saingan TikTok, Instagram. Pejabat pemerintahan saat ini dan sebelumnya mengatakan mereka tidak dapat mengingat contoh masa lalu dari pemerintah AS yang melarang teknologi informasi dalam skala ini, praktik yang lebih umum di negara-negara otoriter seperti China, di mana Facebook, Google, Twitter dan aplikasi Barat lainnya dilarang. TikTok telah berkembang pesat di Amerika Serikat, memiliki sekitar 100 juta pengguna setiap tiga bulan., sedangkan WeChat sekitar 3,3 juta pengguna aktif bulanan per Agustus, menurut penyedia analitik App Annie. Orang-orang tampak terburu-buru mengunduh WeChat pada hari Jumat, sebelum larangan diberlakukan. WeChat naik ke No. 100 pada Jumat sore di antara aplikasi iPhone gratis di App Store AS, dari No. 1.385 pagi itu, menurut penyedia data Sensor Tower. Larangan itu datang hanya beberapa minggu sebelum pemilihan presiden AS yang kontroversial di mana China sering menjadi sasaran bagi Presiden Trump dan kandidat Demokrat Joe Biden, mulai dari diskusi tentang pandemi virus corona hingga teknologi dan perdagangan. Langkah ini juga mengikuti tindakan AS selama berbulan-bulan yang bertujuan untuk melawan China di berbagai bidang, dan itu mungkin merupakan tanda paling jelas bahwa Amerika Serikat meninggalkan kebijakan keterlibatan selama beberapa dekade dengan China. “Tindakan hari ini sekali lagi membuktikan bahwa Presiden Trump akan melakukan segala daya untuk menjamin keamanan nasional kita dan melindungi Amerika dari ancaman Partai Komunis China,” kata Menteri Perdagangan Wilbur Ross dalam sebuah pernyataan. WeChat adalah aplikasi perpesanan paling populer di China. Dengan basis pengguna bulanan 1 miliar, di bawah Facebook dan WhatsApp.

WikitaPad - Ilmu, Tutorial dan Teknologi

Selain Tiktok, weChat juga di larang Trump di Amerika (dok, wikipad)

Ga Kekurangan Akal, Tik Tok Gandengn Perusahaan AS Untuk Gagalkan Blokir

 

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut kemungkinan kesepakatan antara TikTok dengan Oracle dan Walmart sebagai hal fantastis. Sebelumnya, aplikasi asal China itu menggandeng Oracle dan Walmart untuk mengakali pemblokiran oleh AS karena persoalan keamanan nasional Negari Paman SAM. “Saya kira ini akan menjadi sebuah kesepakatan yang fantastis,” kata Trump, Sabtu (19/9) seperti dikutip dari AFP. “Saya telah memberikan kesepakatan itu berkat saya. Jika mereka menyelesaikannya, itu bagus. Jika tidak, tidak apa-apa juga,” sambung presiden dengan latar belakang pengusaha kelas kakap AS tersebut. Untuk diketahui, Kementerian Perdagangan Amerika Serikat (AS) menyatakan pada Jumat (18/9) berencana membatasi akses dua aplikasi populer asal China, TikTok dan WeChat, mulai Minggu (20/9). AS akan melarang pengunduhan (download) aplikasi TikTok dan secara efektif memblokir penggunaan WeChat. Pengguna TikTok tidak akan lagi bisa mengunduh pembaruan aplikasi. Namun, bagi pengguna yang sudah mengunduh bisa menggunakannya hingga 12 November. Sementara WeChat bakal lumpuh sepenuhnya di AS. Di satu sisi, dengan kabar bekerja sama perusahaan AS, membuka peluang TikTok tetap bisa beroperasi di AS. Oracle akan menjadi tuan rumah data pengguna TikTok dan meninjau kode TikTok untuk keamanan. Kesepakatan itu dimaksudkan untuk memenuhi kekhawatiran keamanan nasional pemerintah AS tentang aplikasi tersebut. Melansir CNN, pemerintah AS juga bakal menentukan satu orang perwakilan sebagai anggota dewan direksi TikTok. Anggota itu akan menjadi ahli dalam keamanan data dan akan memegang izin keamanan rahasia. Orang yang ditunjuk itu juga akan bertanggung jawab untuk memimpin komite keamanan yang mana anggotanya merupakan warga negara AS yang disetujui secara individual oleh pemerintah negara tersebut.

Sumber: antaranews.com, cnn Indonesia.com dan berbagai sumber (dengan judul: Trump larang TikTok dan WeChat ada di toko aplikasi mulai akhir pekan ini)

Berita ini sudah dilihat 16,067 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 259
  • Page views today : 290
  • Total visitors : 532,684
  • Total page view: 1,116,598