Connect with us
Update Now

Uncategorized

Dikirimi Video Massa Kontra Anies Dibayar Rp 100 Ribu, Legislator Gerindra Nilai Pendemo Teriak-teriak tak Ngerti Masalah

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 420,599 kali

Investigasi – Ketua DPD Gerindra Jakarta M Taufik menuding massa kontra Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang melakukan unjuk rasa di Balai Kota, adalah massa bayaran. Taufik mengatakan dirinya dapat video yang merekam pengakuan massa dibayar, namun belum jelas video mana yang dimaksud Taufik. “Tadi sih saya dikirimi video bayar Rp 100 ribu, dipotong Rp 40 ribu,” kata M Taufik kepada wartawan, Selasa (14/1/2020) malam. M Taufik menilai tak seluruh pedemo paham tuntutan mereka. Seperti diberitakan sebelumnya, pedemo meneriakkan dan membawa poster tuntutan Anies mundur dari kursi DKI 1. “Yang demo tolak Anies, dia nggak ngerti apa yang didemo. Yang ngerti satu, dua orang saja yang belum move on. Yang lainnya saya lihat nggak ngerti,” ujar Taufik. Sebaliknya, Taufik meyakinkan massa pedemo yang mendukung, sukarela datang ke Balai Kota untuk membela Anies. Taufik menjelaskan pendukung Anies merasa tertantang menghadapi demo kontra Anies. “Itu (massa pendukung Anies) sukarela, beneran. Karena macam ditantang oleh demo, yang menurut saya, tidak layak. Kalau ngomong banjir, demo dong seluruh kota di Indonesia, seluruh Indobnesia, demo dong kepala daerahnya,” ucap Taufik. Dia lalu mengungkit kala Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi Gubernur DKI. Taufik mengilas balik banjir di Jakarta saat itu hingga menyentuh kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan terjadi peristiwa terendamnya basement gedung Plaza UOB. “Waktu zaman Jokowi, itu banjir kan sampai ke HI, UOB ada yang meninggal. Itulah akhirnya pendukungnya Anies lebih tertantang,” ungkap Taufik.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 83 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip