Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Tengah

Diduga Depresi Karena Suami Berpulang Penyebab Ibu Tega Bunuh 2 Anak Kandungnya di HST

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 454,928 kali

ST yang terus berteriak histeris saat diamankan polisi untuk di cek kejiwaannya (dok, suarabaru)

BêBASbaru.com, HULU SUNGAI TENGAH – Tak ada satu mahluk pun di dunia ini yang tega membunuh anak kandung sendiri, bahkan binatang sekejam singa saja tak pernah memakan anaknya. Namun manusia yang memiliki akal dan hawa nafsu bisa lebih kejam dari binatang sekalipun, walaupun itu anak kandung sendiri.

Itulah yang terjadi di Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah yang bikin geger warga, karena seorang ibu tega menghabisi dua anaknya yang masih balita.k

Bagaimana bisa ibu kandung menjadi pembunuh anak kandungnya sendiri?

Midah warga Desa Aluan Mati yang juga tetangga ST (27) membeberkan, keseharian ST tak berbeda dengan kehidupan ibu lainnya. Bahkan, sehari sebelum kejadian ini sang anak masih bermain dan juga diantar mengaji.

Diceritakannya, jika sang anak selalu diantar oleh ST setiap hari ke seberang untuk mengaji. Ia juga tak habis pikir mengapa kejadian ini menimpa ST. “Orangnya baik. Selalu menyapa kalau disapa. Tak ada yang aneh sih. Kemarin saya dengar oleh warga lain dia sempat mencarikan makan anaknya. Iya sempat mencari buras untuk anaknya,” bebernya.

ST juga bukan pribadi yang suka mengurung diri. Menurutnya, ST normal. “Anaknya tiap hari main di jalan kok. Saat tidak ada mungkin warga bingung. Saya juga sedih kasihan anak-anaknya,” ujarnya. Dibeberkannya jika ST sudah enam tahun menjadi warga disana.

“Tiga tahun nyewa di Aluan, sempat menikahkan anak tiri. Kemudian bikin rumah tinggal di sini tiga tahun juga. Memang sang suami warga sini,” bebernya. Dalam berita sebelumnya, warga Hulu Sungai Tengah, mendadak kaget dibuat oleh ibu dua orang anak asal Desa Pagat Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Rabu (25/11/2020) sore.

Ibu dua orang anak tersebut diduga menghabisi nyawa dua orang anaknya. Ibu dua orang anak tersebut berinisial ST (27). Ia diduga mengalami depresi berat akibat ditinggal sang suami Ipin. Dua anaknya yakni MNK (6) berjenis kelamin laki-laki dan SNH (3) berjenis kelamin perempuan.

Dari data yang dihimpun sebelum diketahui oleh warga, ST berteriak histeris. Saat berteriak histeris ini warga datang. Sayangnya, rumah ST dikunci rapat. Hanya jendela yang buka. Namun, jendela pun diteralis.

ST berteriak keras hingga memicu perhatian warga. Warga yang terkejut langsung mendatangi dan melihat kondisi ST. ST diketahui tanpa busana saat berteriak. Ia bahkan tak ragu menyebut jika anaknya sudah meninggal. Sampai dibawa oleh ambulance, ST masih lantang berteriak. Bahkan, tersebar video

“Anakku sudah mati,” ujar warga yang enggan menyebut namanya sambil menirukan kalimat ST saat di dalam rumah.

Kuat dugaan jika ST depresi masalah ekonomi. Apalagi, tulang punggung keluarga, Ipin sudah meninggal terlebih dahulu. Diketahui, Ipin belum lama meninggal. “Belum ada 40 hari lagi,” ujar warga yang enggan disebutkan nama. MNK dan SNH diketahui tak bernyawa pada pukul 15.00 Wita.

Ps Paur Subbag Humas Polres HST, Aipda M Husaini membenarkan adanya dua anak meninggal dunia. Namun, ia belum dapat memastikan akibat meninggalnya. “Kami masih menyelidiki. Anak-anak tersebut juga masih divisum,” bebernya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Tak Diduga Jadi Pembunuh Anak Kandung di Kabupaten HST, Begini Keseharian Sang Ibu)

Berita ini sudah dilihat 411 kali