Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Selatan

Di Cari 5 Orang Sarjana Pendamping Desa di HSS yang Ikut Seleksi 315 Orang

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 405,156 kali

Para sarjana calon pendamping desa antusias ikut tes di HSS (dok, koranbanjarnet)

BệBASbaru.com, HULU SUNGAI SELATAN – Posisi lima sarjana pendamping desa yang lowong sejak beberapa waktu lalu, kini sudah memasuki seleksi tertulis. Posisi itu lowong sejak lima orang petugasnya ada yang diterima sebagai CPNS dan terpilih sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Agar posisi sarjana pendamping terisi, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Sosial melaksanakan seleksi tertulis di SMAN 3 Kandangan, Selasa (12/1/2021). Seleksi tertulis ini diikuti 315 orang. Seorang peserta seleksi samping desa, Rudy Ramadhani Rosady, mengatakan, tes yang dilaksakan cukup susah.

Dibeberkannya, ia tes pada sesi kedua. Guru honorer di SMPN 1 Padang Batung ini mengaku terpanggil untuk mengabdi kepada desa dan masyarakat. Bahkan untuk mengikuti seleksi, Rudy belajar khusus. Malah, sering melakukan sharing dengan sang istri yang merupakan aparatur desa.

“Sarjana pendamping desa ini lingkupnya masalah sosial. Istri saya merupakan perangkat desa selama dua tahun. Selama dua tahun itu pula kami sering bertukar pikiran. Kalau belajar khusus tes, saya lakukan dalam sepekan terakhir,” jelasnya.

Ia berharap kerja kerasnya terbayar dengan lulus pada seleksi kali ini. “Soalnya ada 50 dengan pilihan ganda. Dijawab selama 60 menit. Soal seputar pasal-pasal, kewarganegaraan dan PKN, termasuk tentang desa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten HSS, Nordiansyah mengatakan seleksi sarjana pendamping desa dilakukan karena ada 5 orang di tahun 2020 yang mengundurkan diri karena lulus CPNS dan menjadi anggota BPD.

Rekrutmen ini dibuka secara umum kepada masyarakat Kabupaten HSS. Kemudian, menyeleksi 318 pendaftar. Setelah itu, 315 orang yang dinyatakan memenuhi syarat. Sarjana pendamping desa ini nantinya akan mendampingi desa dan kelurahan. Sedangkan di Kabupaten HSS terdapat 144 desa dan 4 kelurahan. Artinya 143 terisi dan lima kosong.

Bupati HSS H Achmad Fikry melihat langsung proses seleksi sarjana pendamping desa. Dikatakan, dirinya mengingatkan kepada  Kepala Dinas Sosial agar protokol kesehatan diperketat. Sehingga seleksi ini tidak berdampak terhadap peningkatan covid-19.

“Pesan kami dengan Kepala Dinas agar protokol kesehatan dijaga betul jangan sampai ini terjadi kerumunan, waktu seleksi diatur agar peserta tidak membeludak,” katanya.  Ia juga berharap nantinya yang terpilih merupakan orang yang baik dan bisa melanjutkan program mendampingi desa menuju desa yang sejahtera.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Lima Formasi Sarjana Pendamping Desa Lowong, 315 Orang Ikut Seleksi di SMAN 3 Kandangan)

Berita ini sudah dilihat 110 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 36
  • Page views today : 40
  • Total visitors : 553,367
  • Total page view: 1,139,771