Connect with us
Update Now

Tabalong

Destinasi Wisata Perlu Homestay

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 227,927 kali

Tanjung – Destinasi Tempat Wisata (DWT) Tanjung Puri menjadi tempat pelaksanaan Pelatihan Homestay Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tabalong. Adapun peserta Pelatihan yang mengikuti berasal dari pengelola objek wisata dan pelaku industri wisata yang ada di daerah Kabupaten Tabalong dengan jumlah sebanyak 30 orang. Mengangkat tema ‘Meningkatkan kualitas Produk, Pelayanan, Pengelolaan Dan Daya Saing Tenaga Kerja, pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Disporapar, yang diwakili Kabid Pariwisata Disporapar, Lilis Martadinata, juga dihadiri oleh Perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Ratna Hadiyati dan Trainer bidang Hospitally Hotel Manajemen, Yuli Yana dari Banjarmasin. Dalam sambutannya, Lilis menyampaikan bahwa perkembangan industri pariwisata di daerah Kabupaten Tabalong memang jauh dari sempurna, dan masih banyak pembelajaran,oleh sebab itu dengan pelatihan ini bisa memberikan pencerahan dan wawasan pengetahuan dalam pengembangan kepariwisataan terutaman di Kalimantan Selatan.Diakuinya Pelatihan Homestay ini sangat penting bagi pelaku usaha kepariwisataan, “dengan pelatihan ini kami menyambut baik dan senang sekali karena sudah diberi kesempatan dan waktu bagi kawan kawan pelaku industri dan pariwisata didaerah untuk mendapatkan pengetahuan dan pengembangan wawasan terkait pengelolaan homestay ini,” katanya. Hal yang sama diungkapkan, Kepala Seksi Usaha Jasa Dan Kemitraan dari Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Ratna Hadiyati. Ini bertujuan untuk memotivasi peserta maupun masyarakat untuk dapat mengembangkan industri terkait kepariwisataan. “Jadi hendaknya setiap destinasi tempat pariwisata itu ada sebuah Homestay atau pondok wisata, agar para pengunjung bisa menginap ataupun sekedar untuk istrahat, selain itu nantinya akan memberikan peluang bagi pelaku usaha lainnya dengan berjualan pernak pernik dan makanan hal tersebut nantinya akan berguna dalam menambah penghasilan dan perekonomian warga sekitar.” Ujarnya. Salah satu peserta, Samsuni merasa bersyukur bisa ikut terlibat dalam pelatihan ini,mengingat kegiatan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan dan tidak terbuka untuk umum.“Dengan pelatihan ini paling tidak menambah wawasan saya, bagaimana cara mengelola DTW itu dengan baik dan benar, meskipun di tempat Objek wisata kami belum dibangun homestay, paling tidak saya sudah tahu lebih dulu dengan pelatihan ini” ucapnya. Selanjutnya ia mengharapkan agar Objek wisata di daerahnya yakni Goa Liang Tapah, bisa dibangun homestay, mengingat DTW Liang Tapah sudah banyak dikenal orang. Bahkan sampai ada pengunjung dari luar negeri,” katanya lagi. (MC Tabalong

Berita ini sudah dilihat 62 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 23
  • Page views today : 26
  • Total visitors : 545,222
  • Total page view: 1,130,341