Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Desa Hiyung Berubah Jadi Desa Wisata, Bupati Tapin Persilahkan Pungut Biaya Untuk Pemeliharaan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 254,236 kali

Bupati Tapin, Arifin Arfan persilahkan warga pungut biaya parkir atau retribusi, yang hasilnya untuk pemeliharaan Desa Hiyung (dok, tribunnews.com)

BêBASbaru.com, TAPIN – Kawasan sentra tanaman cabai hiyung di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, sudah terkenal dan kerap dikunjungi, serta menjadi lokasi penelitan kalangan perguruan tinggi.

Pemerintah Kabupaten Tapin melengkapi sarana dan prasarana infrastruktur, berupa jembatan beton dan area kantong parkir untuk mengamankan armada tranportasi para pengunjung. Ketua Kelompok Tani Karya Baru di Desa Hiyung, Junaidi, mengaku sangat senang dengan perhatian dari Pemkab Tapin.

Menurut lelaki yang akrab disapa Bang Djun ini, Bupati Tapin HM Arifin Arpan kerap mengunjungi kawasan sentra tanaman cabai rawit hiyung. Terlebih, masuk dalam inovasi pelayanan publik dan mendapatkan sertifikat indikasi geografis dari Kemenkumham RI.

“Saya sangat senang dengan pembangunan jembatan baru, lokasi parkir, gazebo dan kantor yang akan dibangunkan Pemerintah Kabupaten Tapin,” katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (17/10/2020).

Bupati Tapin HM Arifin Arpan berkeinginan Pemerintah Kecamatan Tapin Tengah membuatkan surat keputusan agar warga Desa Hiyung dapat memungut dana, selama sentra tanaman cabai rawit hiyung dijadikan lokasi penelitian ataupun kunjungan belajar.

“Pungutan dana itu untuk biaya pemeliharaan dan biar pengelolaan diserahkan kepada anggota Karang Taruna,” katanya. Kepala Desa Hiyung, Hamni, menyambut baik usulan Bupati Tapin HM Arifin Arpan terkait retribusi pelayanan selama berada di kawasan sentra tanaman cabai rawit hiyung.

Menurut Hamni, selama ini kawasan sentra tanaman cabai rawit hiyung tidak memungut biaya sema sekali selama mahasiwa ataupun pengunjung yang datang. “Kami tidak memungut karena memang tidak ada dasar hukum. Kalau ada dasar hukum pungutan, tentunya akan menjadi pemasukan pendapatan asli untuk Desa Hiyung,” katanya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Desa Hiyung Kabupaten Tapin Dilengkapi Sarana Jembatan Beton dan Kantong Parkir Mobil)

Berita ini sudah dilihat 211 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 121
  • Page views today : 156
  • Total visitors : 547,596
  • Total page view: 1,133,023