Connect with us
Update Now

Politik

Debat Pilgub Kalsel 2020: Diserang Denny Soal Tambang, Mendadak Paman Birin Pro Reklamasi

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 220,483 kali

Debat pertama Pilgub Kalsel antara dua Paslon disiarkan langsung TVRI (dok, kanal kalimantan)

BêBASbaru.com, POLITIK – Tambang dan juga reklamasi di Kalsel menjadi isu hangat yang muncul pada debat pertama Pilkada Kalsel 2020 yang dilaksanakan pada Rabu (4/11/2020) malam. Dua Calon Gubernur (Cagub) Kalse H Sahbirin Noor (nomor urut 1) dan H Denny Indrayana (nomor urut 2) terlibat perdebatan terkait isu tambang dan reklamasi saat itu.

Debat yang dilaksanakan di TVRI Kalsel dan juga disiarkan secara langsung tersebut terdiri atas enam segmen. Puncaknya adalah pada segmen kelima yaitu kedua Cagub saling melontarkan pertanyaan kemudian menanggapinya atau memberikan sanggahan.

Pada segmen kelima ini, Sahbirin Noor mendapatkan kesempatan untuk memberikan pertanyaan terlebih dahulu dan dijawab oleh Denny Indrayana. Dan saat mendapatkan giliran bertanya, Denny Indrayana melemparkan pertanyaan terkait dengan isu tambang dan reklamasi.

Denny sempat menyampaikan berdasarkan informasi dari salah seorang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kalsel menjadi contoh terburuk untuk korupsi di bidang Sumber Daya Alam (SDA). Dia pun juga membuka data terkait banyaknya bahkan ratusan lubang bekas galian tambang yang belum tersentuh reklamasi.

Bahkan menurutnya lubang bekas galian tambang sudah memakan korban nyawa. Lantas sang petahana menjawab bahwa sejatinya Pemprov Kalsel sudah berupaya maksimal yakni dengan mewajibkan investor atau perusahaan tambang agar ikut berupaya tetap menjaga kelestarian alam di Kalsel.

Malah Sahbirin dengan tegas mengatakan bahwa perusahaan yang mengabaikan reklamasi akan langsung dibabat. Sahbirin juga berjanji untuk tetap menjaga kelestarian Pegunungan Meratus serta menjaga hak ulayat masyarakatnya.

Ditemui usai debat, Denny Indrayana mengungkapkan alasannya mencecar sang petahana dengan isu tambang dan reklamasi ini. “Karena Kalsel salah satu akar masalahnya adalah korupsi di bidang SDA, dan kemarin mas Bambang Widjajanto mengatakan Kalsel itu contoh nomor 1 terburuk. Pernyataan dari Wakil Ketua KPK tentu bukanlah satu hal yang main-main,” ujar Denny.

Denny juga mengatakan dirinya bukan berarti menolak adanya pertambangan di Kalsel. “Saya kira masalah tambang salah satu isu yang krusial. Tapi jangan salah paham, kami tidak menolak tambang, kami tidak menolak investasi yang kami tolak adalah usaha yang sifatnya koruptif. Kalau tambang, tambang yang merusak lingkungan tambang yang kemudian tidak memperhatikan reklamasi. Jadi silakan berinvestasi di Kalsel tapi berusahalah dengan menjaga aturan main, menjaga kelestarian lingkungan kita, memperhatikan juga masalah perizinan dan tidak koruptif. Serta perhatikan juga masyarakat karena masyarakat menurut konstitusi yang harus sebesar-besarnya dimakmurkan dari kekayaan alam Kalsel,” katanya.

Disinggung dalam debat saat itu terkesan menyerang sang petahana dengan isu tambang serta reklamasi, Denny menolaknya. “Kalau saya nyerang tidak seperti itu. Saya tadi hanya menyampaikan fakta-fakta saja. Apakah ada yang tidak faktual yang saya sampaikan? Janganlah diframing semacam itu,” katanya. Sementara itu Sahbirin Noor mengatakan terkait isu tambang maupun reklamasi tetap menjadi perhatian seriusnya bahkan menyampaikan komitmentnya. “Komitment kita save Meratus, karena kepentingan rakyat harus menjadi perhatian serius dan diperjuangkan,” pungkasnya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Denny Indrayana Bantah ‘Serang’ Petahana dengan Isu Tambang saat Debat Terbuka Pertama)

Berita ini sudah dilihat 651 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 204
  • Page views today : 216
  • Total visitors : 544,441
  • Total page view: 1,129,465