Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Dana Hibah Puluhan Milyar Cair Untuk Pelaksanaan Pilkada di Tanah Bumbu

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 116,660 kali

Pemkab Tanbu serahkan dana hibah ke KPU Tanah Bumbu untuk Pilkada (dok, Pemkab Tanbu)

BêBASbaru.com, POLITIK – Dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember mendatang, proses pencairannya dilakukan secara bertahap. Proses akhir tahapan tersebut, pihak KPUD dan Bawaslu Kabupaten Tanbu selaku lembaga penyelengara dan pengawas dalam pelaksanaan pesta demokrasi itu pada akhirnya mendapatkan 100 persen dana hibah anggaran dari Pemkab Tanbu. Bupati Tanbu, H. Sudian Noor secara simbolis menyerahkan dana tersebut kepada Ketua KPU Tanbu Makhruri dan Ketua Bawaslu Kamiludin Malewa, Rabu (24/6) kemarin di ruang rapat Gugus Tugas Covid-19 Tanbu. Anggaran hibah yang sudah dipersiapkan oleh Pemkab Tanbu guna pelaksanaan Pilkada nanti sebesar Rp28 Miliar anggaran KPUD Tanbu dan Rp10 Miliar 500 Juta hibah untuk Bawaslu Tanbu. Diperkirakan pada pelaksanaan pilkada kedepan masih ditengah pandemi Covid-19, sehingga dalam pelaksanaan dan tahapannya tetap mengacu pada aturan protokol kesehatan. Kamiludin Malewa menyampaikan, dalam penyiapan kelengkapan APD harus dilakukan. Namun, hal itu tidak merubah kesepakatan sebelumnya ataupun mengharuskan Pemkab memberikan penambahan dana untuk keperluan APD. “Apapun bentuknya nanti untuk jalan keluarnya, tentunya sudah dilalukan berupa restrukturisasi anggaran dalam bentuk dana hibah yang telah disepakati sebelumnya,” terang Malewa, Kamis (25/6). Restrukturisasi ini kata Malewa, harus tetap dilakukan, sebab akan bertambahnya jumlah TPS yang ada tentu ada penambahan biaya operasional, waktu bekerja para Panwascam juga akan bertambah. “Sehingga dengan restrukturisasi ini tidak menutup kemungkinan anggaran akan bertambah lagi yang diperlukan,” ungkapnya.  Kalaupun dalam pelaksanaan di lapangan memerlukan APD karena pandemi Covid-19, maka ujarnya, hal itu sudah terbantukan dari sumber dana APBN. “Namun, bantuan itu hanya berbentuk barang dan pendistribusiannya melalui Bawaslu RI dan Bawaslu Privinsi,” paparnya. Hal senada disampaikan Ketua KPUD Tanbu, Makhruri bahwasanya akan ada penambahan TPS. Sebab, kapasitas 1 TPS harus dibatasi. Awalnya 1 TPS untuk 800 orang (pemilih) saat ini di tengah pandemi Covid-19, 1 TPS untuk 500 pemilih. “Terkait dengan kelengkapan APD untuk KPPS tingkat kecamatan dan desa sudah ditangani oleh KPU RI melalui dana APBN. Pendistribusiannya pun berjenjang dari KPU RI turun ke Provinsi kemudian turun ke kabupaten,” pungkasnya.

Sumber: kalselpos dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 86 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 61
  • Page views today : 63
  • Total visitors : 530,840
  • Total page view: 1,114,521