Connect with us
Update Now

Dunia

Cueki ‘Kemarahan’ Donald Trump, Joe Biden Mulai Susun Calon Menteri nya

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 405,044 kali

BêBASbaru.com, DUNIA-WASHINGTON DC – Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan sejumlah posisi penting di kabinetnya, Senin (23/11) waktu setempat. Sejumlah tokoh yang ditunjuk memperlihatkan perbedaan pandangan dengan Presiden Donald Trump.

Dikutip dari AFP, ia memilih Antony Blinken, penasihat kebijakan luar negeri saat dia menjabat Wapres, untuk menjadi Menteri Luar Negeri. Selain itu, Biden menunjuk mantan Menlu AS John Kerry sebagai utusan khusus bidang iklim.

Kerry, yang menjadi Menlu dari 2013 hingga 2017, juga akan dijadikan Anggota Dewan Keamanan Nasional, yang merupakan pertama kalinya dewan memiliki spesialis perubahan iklim. Nama Kerry sendiri dikenal lebih dulu sebagai penandatangan kesepakatan iklim Paris pada 2015 atas nama Amerika Serikat. Donald Trump kemudian memutuskan menarik AS dari kesepakatan iklim tersebut.

Biden juga mengorbitkan orang Latin pertama, yang merupakan pengacara kelahiran Kuba, Alejandro Mayorkas, sebagai Kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri (Homeland Security), yang mengawasi bidang imigrasi.

Mayorkas, yang merupakan mantan Jaksa Federal, ialah Direktur Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS dan kemudian menjadi Wakil Sekretaris Departemen Keamanan Dagri di masa Presiden Barack Obama.

Presiden terpilih Joe Biden menominasikan mantan Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen untuk memimpin Departemen Keuangan AS. Jika disetujui, ia akan menjadikannya perempuan pertama di kursi Menteri Keuangan AS.

Dikutip dari AFP, Yellen (74) tahun itu, yang pencalonannya dikonfirmasi oleh sumber Departemen Keuangan yang dekat dengan pemerintahan Biden, akan ditugaskan untuk menuntun AS keluar dari jurang PHK massal dan perlambatan ekonomi yang tajam akibat pandemi Covid-19. .

“Yellen akan menjadi menteri keuangan berikutnya,” dan dia dapat diumumkan secara resmi paling cepat Selasa, kata sumber tersebut, membenarkan berita yang pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal.

Sumber itu juga menyebut pencalonan Yellen didukung oleh anggota sayap kiri dari Partai Demokrat dan membutuhkan konfirmasi dari Senat. Yellen sendiri jadi pimpinan The Fed di masa Presiden Barack Obama pada 2014. Presiden Donald Trump kemudian menggulingkannya dari kursi tersebut empat tahun kemudian. Di The Fed, Yellen dipandang bak “merpati” karena kebijakan suku bunga rendahnya demi mendukung lapangan kerja.

Sumber: CNNIndonesia.com dan berbagai sumber (dengan judul: Biden Ungkap Calon Menteri sampai Kritik Paus saat Pandemi)

Berita ini sudah dilihat 17,826 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 32
  • Page views today : 36
  • Total visitors : 553,363
  • Total page view: 1,139,767