Connect with us
Update Now

Balangan

Cegah Pekerja Ilegal Di Balangan, PMI Dibentuk

Diterbitkan

pada

Balangan – Magnet bekerja ke luar negeri, sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), memang masih menjadi alasan ribuan bahkan jutaan rakyat kita. Karena dianggap mampu menjanjikan kesejahteraan yang lebih baik dibandingkan hanya bekerja di dalam negeri. Padahal bekerja di luar negeri, walaupun hanya sebagai asisten rumah tangga (pembantu), kadang tak semanis harapan. Tak sedikit yang akhirnya berakhir pilu, bahkan harus meregang nyawa, akibat kekerasan dan juga tindakan kriminal lainnya yang dilakukan tuan/majikan tempat mereka bekerja. Terlebih kalau ada TKI kita yang minim keahlian serta pendidikan yang tidak memadai, belum lagi adanya penyalur tenaga kerja kita yang sengaja memanfaatkan kelemahan para TKI, untuk melakukan penipuan dan lain-lain. Bertempat di Aula Bentang Tundakan pengukuhan tim Satgas Pencegahan Pekerja Migran (PMI) no prosedural, (TKW ilegal) di gelar. Sebanyak 20 orang di kukuhkan langsung oleh Bupati Balangan H Ansharuddin, pem,bentukan Satgas ini merupakan wujud pencegahan dini dari PMI no prosedural. Satgas ini ditujukan untuk mencegah pekerja migran no prosedural(ilegal), sebanyak 214 orang dari Kabupaten Balangan sudah menjadi pekerja migran (TKW), dan sebanyak 35 kasus menimpa masyarakat Balangan yang bekerja di luar negeri. Di era yang semakin canggih modus pemberangkatan PMI no prosedural, seperti modus keberangkatan ibadah Umroh. Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, sudah berupaya mencegah bertambahnya PMI no prosedural yaitu dengan, sosialisasi-sosialisasi di seluruh kecamatan Di Kabupaten Balangan, tentang berbahaya PMI no prosedural. Dalam sambutannya, Bupati membenarkan, banyak masyarakat yang berkerja di luar negeri terutama di Timur Tengah dan daerah kecamatan, yang paling banyak menyumbang tenaga kerja luar negeri adalah Kecamatan Batumandi, dibandingkan kecamatan lainnya yang ada di Balangan. Di mana pada umumnya pekerja itu adalah perempuan yang sudah menikah, namun tidak memiliki suami (bercerai), yang menyebabkan ekonomi keluarga tidak stabil, sehingga membuat mereka nekat bekerja di luar negeri. Bupati menghimbau, terutama untuk kepala desa setempat, untuk tidak mudah memberikan rekomendasi untuk warganya untuk bekerja diluar negeri terutama di Timur Tengah. “Dengan adanya satgas pencegahan ini, sehingga dapat mengurangi PMI no prosedural, bahkan dapat mencegah penjualan manusia (market ilegal people),” tegas Bupati Anshar.

Continue Reading
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

space_iklan_sidebar

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 11
  • Page views today : 13
  • Total visitors : 498,623
  • Total page view: 1,074,913