Connect with us
Update Now

Politik

Cak Imin: Harusnya Demokrat yang Masuk Kabinet, Tapi Malah Gerindra yang Nyelonong

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 129,823 kali

Cak Imin dan AHY, tak mau kalah dengan Golkar-Gerindra (dok, tribunnews)

BêBASbaru.com, POLITIK – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengungkapkan dirinya pernah mendorong Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk masuk kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, kata Cak Imin, upaya tersebut tak berhasil. Alih-alih Demokrat yang bergabung dalam pemerintahan, justru Partai Gerindra yang mendapat kursi kabinet periode kedua Jokowi. “Saya juga dulu ikut mendorong Mas AHY dan Demokrat masuk kabinet, eh malah Gerindra yang nyelonong masuk, tapi ya sudahlah,” kata Cak Imin dalam keterangan tertulis yang disampaikan tim humas PKB, Rabu (8/7). Pernyataan itu dibenarkan oleh Ketua DPP PKB, Iman Syukri. Dia menyebut Cak Imin mendorong AHY dan Demokrat untuk masuk kabinet Jokowi lantaran saat itu Demokrat belum menentukan menjadi oposisi atau koalisi pemerintah. Menurut Iman, Cak Imin juga pernah menyatakan dukungan itu di depan media massa. Cak Imin, kata Iman, merasa Demokrat lebih bagus jika bergabung dengan pemerintahan. “Prinsipnya kan semakin banyak representasi partai yang masuk kabinet, kan semakin baik, semakin kuat karena filosofi negara kita gotong-royong,” kata Iman saat ditemui di Kantor DPP PKB, Jakarta. Iman juga membenarkan sindiran Cak Imin kepada Gerindra. Menurutnya, Cak Imin kurang sepakat Gerindra bergabung koalisi karena mengusung Prabowo Subianto yang menjadi lawan Jokowi pada Pilpres 2019. Menurutnya, idealnya pihak yang kalah dalam pemilu berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang. Iman lantas mencontohkan perseteruan Demokrat dan Republik di Amerika Serikat.”Karena itu kemarin masuknya Gerindra ke kabinet itu sebenarnya ada kurang baiknya untuk pendidikan demokrasi kita,” ujarnya. Presiden Jokowi mengajak Partai Gerindra untuk bergabung dalam koalisi selepas Pilpres 2019. Bahkan, Jokowi memberikan dua kursi menteri untuk partai berlambang kepala burung garuda itu. Dua kursi di kabinet itu yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Prabowo kini juga masih menjabat sebagai ketua umum Gerindra. Sementara itu, Demokrat tetap berada di luar pemerintahan. Susilo Bambang Yudhoyono maupun AHY sempat beberapa kali melakukan pertemuan dengan Jokowi di Istana Kepresidenan. Namun, Demokrat tak juga masuk dalam pemerintahan.

Sumber: cnn Indonesia.com dan berbagai sumber (dengan judul: Cak Imin: Saya Dorong AHY Masuk Kabinet, Gerindra Nyelonong)

Berita ini sudah dilihat 119 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 417
  • Page views today : 471
  • Total visitors : 532,424
  • Total page view: 1,116,307