Connect with us
Update Now

Politik

Cagub Kalsel Haji Denny Minta Bawaslu Tegas Terkait Politik Uang dan Keterlibatan ASN

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 467,171 kali

Cagub Kalsel H Denny Indrayana saat datangi Bawaslu Kalsel (dok, iNews)

BêBASbaru.com, POLITIK – Calon Gubernur Kalsel dari Paslon Nomor Urut 2 di Pilgub Kalsel, H Denny Indrayana menyambangi Kantor Bawaslu Provinsi Kalsel, Jalan RE Martadhinata, Banjarmasin, Kalsel, Jumat (2/10/2020).

Datang bersama Tim Divisi Hukum Paslon Nomor Urut 2, H Denny Indrayana-H Difriadi (H2D), Denny berkomunikasi dengan Jajaran Bawaslu Provinsi Kalsel.

Disampaikannya usai bertemu Jajaran Bawaslu, pihaknya menegaskan komitmen dan maklumat anti politik uang yang menurutnya harus sama-sama diberantas dalam setiap Pemilu termasuk Pilkada Kalsel Tahun 2020.

“Politik uang ini membunuh demokrasi dan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Merubah daulat rakyat menjadi daulat uang. Ini harus sama-sama diberantas bersama,” kata Denny kepada Banjarmasinpost.co.id.

Pada kesempatan ini, Denny yang juga merupakan Wakil Menteri Hukum dan HAM RI di era Presiden SBY ini membeberkan tiga modus praktek politik uang yang umum terjadi di berbagai ajang Pemilu termasuk Pilkada.

Pertama yaitu pemanfaatan aparatur pemerintah untuk menggalang suara kepada salah satu Paslon dan biasanya melibatkan imbalan uang.

Kedua yaitu memanfaatkan program pemerintah yang dibiayai anggaran negara atau daerah untuk meningkatkan citra Paslon misalnya dalam bentuk pembuatan baliho atau spanduk. “Ini sering dikamuflasekan pada saat hari-hari besar nasional maupun keagamaan,” kata Denny.

Selain itu bentuk lainnya kata Denny, marak pula merebak modus pembagian bantuan sosial terkait Covid-19 yang pada produk bantuan sosialnya justru menunjukkan identitas personal yang lebih kuat dibanding institusional pemerintah.

“Sehinga menunjukkan adanya pelanggaran etika pemerintahan dan bisa diklasifikasikan sebagai modus politik uang,” lanjutnya.

Sedangkan modus ketiga adalah modus yang paling frontal adalah jual beli suara, dimana suara dibeli dengan uang ataupun barang.

Hal-hal ini menurutnya harus secara tegas diantisipasi dan diharapkannya tidak lagi terjadi dikemudian hari. “Ini lah yang kami diskusikan dengan kawan-kawan di Bawaslu tadi,” ujarnya.

Denny beranggapan langkah tersebut seharusnya didukung oleh semua Paslon di Pilkada Kalsel termasuk Paslon Pilwali, Pilbup maupun Pilgub Kalsel.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Sambangi Bawaslu Kalsel, Cagub Kalsel Denny Indrayana Beberkan Modus Politik Uang)

Berita ini sudah dilihat 325 kali