Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Bupati Surati Perusahaan Agar Pakai Nopol Lokal

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 126,667 kali

Angkutan batubara dan karyawan PT Adaro n Partner diminta agar ber nopol Tabalong (dok, republika)

BêBASbaru.com, TABALONG – Cukup banyak sarana angkutan karyawan dan kendaraan operasional karyawan pertambangan yang beraktivitas di ruas jalan Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Terkait ini, Pemkab Tabalong mengharapkan sarana angkutan dan operasional karyawan pertambangan ini bisa untuk menggunakan pelat nomor polisi (nopol) lokal atau teregistrasi secara kewilayahan. Salah satunya ditujukan untuk PT Adaro Indonesia, selaku perusahaan pertambangan beserta mitra dan subkontraktornya. Permintaan ini telah disampaikan secara resmi melalui surat yang ditandatangani Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, mengenai registrasi dan balik nama kendaraan bermotor ke wilayah Kabupaten Tabalong. Bupati yang dikonfirmasi, membenarkan adanya surat terkait persoalan nopol kendaraan tersebut. Menurutnya, surat melanjutkan permintaan dari Pemprov Kalsel. Karena secara kewenangan, persoalan ini berada di bawah Samsat. Selain itu juga, didasari adanya potensi pendapatan bagi kabupaten melalui bagi hasil pajak kendaraan bermotor. “Karena itulah, kami tindalanjuti dengan membuat surat ke PT Adaro,” kata H Anang Syakhfiani. Surat itu meminta agar kendaraan yang masih menggunakan nopol daerah luar daerah, bisa diregistrasi dan balik nama dengan nopol Kalsel. Terpisah, External Relation Division Head PT Adaro Indonesia, Rizki Dartaman, menyampaikan, kebijakan registrasi dan balik nama kendaraan operasional, baik di wilayah Tabalong maupun Kalteng, tak luput dari perhatian manejemen. “Kami tentu menyambut baik program pemerintah untuk meningkatkan PAD. Adaro Indonesia juga merupakan perusahaan yang taat pajak, serta berkontribusi yang tidak sedikit terhadap pajak daerah,” ujarnya. Merujuk pada memorandum Kepala Tekhnik Tambang (KTT) yang kala itu masih dijabat Iswan Sujarwo  tertanggal 26 Juni 2014, mengharuskan semua kendaraan operasional Adaro dan mitra kerja, registrasi berdasarkan wilayah kerja. Ada tiga poin dalam memorandum itu, kendaraan yang dikomisioning wajib menggunakan plat DA dan KH, pelat yang masih menggunakan kode wilayah luar, diwajibkan mengganti dengan batas waktu Januari 2015. Pengecualian hanya bagi kendaraan operasional pada proyek jangka pendek, 3 bulan. “Hal ini menjelaskan bahwa semua sarana operasional kita, sudah mentaati arahan pemerintah ketika dikomisioning,” jelas Rizki.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Angkutan Karyawan agar Pakai Nopol Lokal, Bupati Tabalong Kirim Surat ke Adaro)

Berita ini sudah dilihat 105 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 77
  • Page views today : 85
  • Total visitors : 532,084
  • Total page view: 1,115,921