Connect with us
Update Now

Balangan

BPJS Kesehatan- Balangan Berakhir, Bupati Sebut Bupati Terpilihlah Kelak yang Berhak Teruskan Program

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 457,289 kali

Abdul Hadi sudah di tunggu PR BPJS setelah resmi di lantik Pebruari nanti (dok, klikkalsel)

BệBASbaru.com, BALANGAN – Beredarnya kabar tidak berlanjutnya kerjasama BPJS Kesehatan dengan Pemkab Balangan dalam layanan kepesertaan program JKN mendapat tanggapan dari Bupati Balangan, Ansharuddin.

Tidak ia pungkiri, kerjasama layanan kesehatan gratis yang sempat ditanggung oleh Pemkab Balangan melalui program Universal Health Coverage (UHC) yaitu mendaftarkan seluruh penduduknya dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) tidak berlanjut per tanggal 31 Desember 2020.

Saat ditanya perihal petimbangan putusnya kontrak kerjasama tersebut, Bupati Balangan, Ansharuddin memberikan jawaban. “Sesuai dengan visi misi Bupati terpilih masalah BPJS  cukup dengan menunjukkan KTP/Kartu keluarga,  dan kami tidak berhak lagi meneruskan program tersebut,” tulis Bupati Balangan, Ansharuddin saat dihubungi Banjarmasinpost.co.id, Jumat (1/1/2020).

Sebagaimana diketahui pula anggaran untuk layanan UHC juga telah disetujui dalam APBD Kabupaten Balangan Tahun 2021. Ansharuddin pun juga mengiyakan hal tersebut. “Memang APBD untuk itu (Program UHC/Tanggungan layanan BPJS Kesehatan oleh pemerintah Kabupaten Balangan;  red) sudah di anggarkan. Kemudian kontrak kerja ( MOU ) dari BPJS harus satu tahun anggaran mulai 1 Januari 2021 sampai 31 Desember 2021,” tulisnya.

“Seandainya saya terpilih program BPJS berlanjut, dan untuk di ketahui bupati terpilih ingin mengadakan perubahan sesuai dengan visi misi,” tambah Ansharuddin dalam memberikan tanggapan.

Sementara itu, perihal nasib masyarakat yang sudah dijamin dalam program tersebut, ia menerangkan, karena tidak ada kontrak kerja, sehingga apabila masyarakat ingin berobat otomatis membayar.

Kemudian, setelah bulan Februari jelas Ansharuddin, kemungkinan sudah menggunakan kebijakan bupati baru. Diketahui, UHC merupakan komitmen Pemkab Balangan dalam mendukung program strategis nasional dalam hal jaminan kesehatan untuk masyarakat.

Selain itu sesuai dengan instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 bahwa pemerintah kabupaten memastikan seluruh penduduknya terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS). Melalui UHC, artinya Pemkab Balangan telah menjamin pelayanan kesehatan gratis kepada seluruh warga Balangan, baik yang mampu atau yang tidak dengan catatan warga tersebut merupakan penduduk Balangan yang dibuktikan dari data alamat KTP.

Syarat lainnya, warga tersebut tidak ditanggung oleh perusahaan tempat bekerja atau jaminan kesehatan lain. Serta mau mendapatkan pelayanan kesehatan dengan BPJS kelas tiga. Ada 144 diagnosa penyakit yang bisa ditangani di Puskesmas bagi pengguna kartu BPJS dan masuh dalam program UHC.

Di luar diagnosa tersebut, maka pasien pun akan dirujuk ke rumah sakit dengan jaminan kesehatan gratis dan tentunya pelayanan kesehatan yang memadai. Pada pertengahan2020 lalu, disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, terdata ada 77.078 jiwa warga Balangan yang terdaftar dalam UHC. Data tersebut fluktuatif, karena apabila ada yang meninggal maka akan dikeluarkan dari program, sementara apabila ada yang baru lahir, akan ditambahkan. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Kerjasama BPJS Kesehatan-Pemkab Balangan Berakhir,  Bupati Sebut Tak Berhak Lagi Teruskan Program)

Berita ini sudah dilihat 593 kali