Connect with us
Update Now

Banjarbaru

BMKG Temukan 36 Titik Panas di Kalsel, Tabalong 11 Titik Terbanyak di Kabupaten Banjar

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 130,235 kali

Polsek serta Danramil Bintang Ara minta warga agar jangan membakar lahan di musim kemarau ini, data BMKG Tabalong kini terdapat 11 titik panas (dok, Polres tabalong)

BêBASbaru.com, BANJARBARU – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika Syamsudin Noor, Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), saat Selasa (25/8/2020) pagi merekam 36 titik panas. Paling banyak berada di Kabupaten Banjar mencapai 12 titik, kemudian disusul Kabupaten Tabalong 11 titik, Kabupaten Tanahlaut 4 titik, Kabupaten Balangan 2 titik. Kemudian, masing-masing 1 titik di Kabupaten Batola, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu) dan Kabupaten Tapin. Forecaster BMKG Syamsudin Noor dalam laporannya, menjelaskan, tingkat titik panas yang kepercayaannya di angka 9, yakni di kawasan Batibati Kabupaten Tanahlaut 2 titik, serta KabupatenTabalong 2 titik di Kecamatan Bintang Ara dan Kecamatan Muara Uya. Kemudian, di Kabupaten HSS ada di kawasan Loksado dan di Kabupaten Banjar titik panas yang di angka 9 kepercayaanya adalah di Kecamatan Aranio. Selanjutnya, petugas darat memantau ada kebakaran ilalang di Batibati dan kawasan Loksado. Sesuai dengan deteksi satelit yang dilaporkan BMKG. Sementara itu, petugas Mangggala Agni, Dishut serta petugas gabungan lainnya di Satgas Darat,  mengunakan kepyok untuk memadamkan api di areal ilalang yang terbakar di Kabupaten Tanahlaut. Namun karena sulit, akirnya helikopter bom air dikerahkan. Laporan lain, karhutla di kawasan Guntung Damar, tidak jauh dari Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru .  “Alhamdulillah, untuk yang dekat bandara. dari Polhut dan Manggala Agni serta anggota Satgas Darat berhasil memadamkan sehingga tidak terlalu melebar,” kata Kepala Bidang, Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE) Dishut Kalsel, Pantja Satata, Selasa (25/8/2020). Namun diakuinya, memang ada beberapa kawasan di bukit yang minta bantuan helikopter bom air karena sulit dijangkau.  “Kami juga menindaklanjuti laporan yang diindikasi di Dusun Pariangan Desa Batu Bini Kecamatan Padang Batung Kabupaten HSS dengan titik kordinat -2°50,’41″S 115°21’7″E. Tim sosialisasi dan patroli karhutla KPHHS   terdiri dari lima orang ke lokasi. Terdapat masyarakat membakar lahan untuk persiapan bercocok tanam,” kata Panjta Satata. Di areal tersebut, sambungnya, terdapat sekitar 1 hektare lahan yang dibakar. “Api sudah padam. Tim KPHHS bersama anggota Koramil melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membakar lahan dalam penyiapan lahan untuk bercocok tanam,” tandasnya.  Sementara itu, dilaporkan Plt BPBD Kalsel, Roy Rizali Anwar, melalui Kepala Sub Bidang Kedaruratan BPBD Provinsi Kalsel, S Dinarja MH, terpetakan daerah karhutla semisal di Kabupaten Tala adalah lahan ilalang dan rawa. Selain itu di Kabupaten Banjar ini, sawah dan juga di perbukitan. “Ada juga di Kabupaten Tapin serta Labupaten HSS, kebanyakan adalah aeral sawah dan lahan perkebunan,” kata Dinarja. Pihak Satgas Darat Manggala Agni Tanahlaut juga melakukan pemadaman di Desa Kali Besar Kecamatan Kurau Kabupaten Tanahlaut, sesuai patroli satgas udara menemukan titik hot spot di lokasi tersebut.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: BMKG Temukan 36 Titik Panas di Kalsel dalam Satu Hari, Terbanyak di Kabupaten Banjar)

Berita ini sudah dilihat 101 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 52
  • Page views today : 52
  • Total visitors : 532,477
  • Total page view: 1,116,360