Connect with us
Update Now

Balangan

Berita Covid-19 Balangan: Jadi Kampung Tangguh Banua, Tak Bisa Lagi Bebas Masuk Desa Liyu

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 119,665 kali

Desa Liyu, Balangan kini terapkan penjagaan ketat (dok, tribunnews)

BêBASbaru.com, BALANGAN – Dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Banua, warga Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel kompak aktif menjaga desa. Mereka membatasi akses masuk bagi warga yang berdomisili di luar Desa Liyu. Tak jauh dari pintu gerbang Desa Liyu, Posko penjagaan Covid 19 telah berdiri. Sejumlah warga yang bertugas nampak aktif menjaga tempat tersebut, Kamis (16/7/2020). Posko yang berada tepat di jalan utama Desa Liyu itu dipasangi portal pembatas. Sehingga siapa saja yang melintas apabila bukan warga sana langsung diperiksa. Adapun pemeriksaan yang dilakukan adalah pengukuran suhu badan. “Di posko ini kami melakukan pemeriksaan suhu badan pengendara yang melintas dan bukan warga Liyu. Kami juga meminta mereka untuk cuci tangan terlebih dahulu apabila tujuannya untuk bertamu,” ucap Sekdes Liyu, Ridwan. Protokol kesehatan begitu aktif dijalankan pada desa paling ujung di Kabupaten Balangan tersebut. Selain itu, warganya juga bekerjasama untuk melakukan pembersihan pada area posko, termasuk para ibu-ibu PKK Desa Liyu. Tak dipungkiri, jalan di Desa Liyu memang kerab dilintasi. Apalagi itu merupakan satu-satunya akses perbatasan yang tembus ke Desa Upau, Tanjung, Tabalong. Namun tentunya jalan tembus itupun tak mulus, melainkan hanya bebatuan. Jalan aspal hanya sampai pada ujung Desa Liyu. Dijelaskan Ridwan, penjagaan posko berlangsung hingga Pukul 20.00 wita. Karena ketika malam sudah tidak ada lagi orang yang melintas ke Desa Liyu. Sementara yang terlibat dalam penjagaan adalah masyarakat, aparat desa bahkan tak jarang akan ada TNI dan Polri yang ikut berjaga. Sebelum dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Banua, Desa Liyu juga telah menutup akses untuk orang luar yang masuk. Terutama para wisatawan. Bahkan sejumlah wisata yang ada di Desa Liyu juga ditutup. Sejak Maret lalu, sejumlah pengumuman pembatasan sosial skala kecil tingkat desa di Liyu sudah dijalankan. Informasi tersebut diberitahukan melalui selebaran dan baliho yang dipasang di pintu masuk desa. Pembatasan juga berlaku untuk tukang sayur dan penjual ikan yang masuk ke Desa Liyu. Sekarang, ketika jadi Kampung Tangguh Banua, upaya pencegahan dan penanganan Covid 19 di desa tersebut nampak semakin gencar dilakukan. Di antaranya pemeriksaan suhu badan dan aturan wajib cuci tangan serta penggunaan masker. Perihal pembatasan itu pula, Kaur Umum Desa Liyu, Tanto menambahkan agar siapa saja yang berkunjung ke Desa Liyu, atau hanya melintas untuk taat terhadap protokol kesehatan. “Kepada warga luar Desa Liyu yang datang atau melintas, kami menghimbau agar mentaati peraturan yang ada, mengikuti protokol kesehatan. Di antaranya kewajiban menggunakan masker, mencuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh,” ucap Tanto. Jelasnya juga, bagi pendatang yang tidak menggunakan masker maka akan diberi. Namun jika orang yang sama datang kembali dan masih tanpa masker, tidak akan diperbolehkan masuk.

Sumber: Banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Jadi Kampung Tangguh Banua, Desa Liyu Balangan Batasi Akses Masuk ke Desa)

Berita ini sudah dilihat 79 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 186
  • Page views today : 198
  • Total visitors : 531,358
  • Total page view: 1,115,101