Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Berebut Kelola Makam Sultan Suriansyah, Pemko Banjarmasin Minta Kedua Pihak Tunjukan Zuriatnya Secara Utuh

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 110,293 kali

Kawasan makam Sultan Suriansyah yang kini diperebutkan dua pihak yang ngaku lebih berhak mengelola (dok, dinas pariwisata bjm)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Polemik terkait kepengurusan atau pengelola makam Sultan Suriansyah di Jalan Kuin Utara, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), rupanya terus bergulir. Diketahui, Pemko Banjarmasin sudah membentuk tim khusus untuk menyelesaikan sengketa ini sejak beberapa waktu lalu. Tim ini pun juga sudah melakukan upaya mediasi, namun ternyata masih menemui jalan tengah. Karena, kedua pihak masih saling mengklaim bahwa masing-masing pihak sebagai yang lebih berhak. Upaya mediasi tak menemui titik terang, tim khusus Pemko Banjarmasin kemudian meminta kedua pihak untuk saling memberikan pembuktian sebagai zuriah atau juga yang lebih berhak menjadi pengelola makam raja Banjar pertama yang memeluk Islam tersebut. “Hasil rapat rekomendasi penyelesaian masalah ini, supaya masing-masing pihak melakukan pembuktian diri bahwa sebagai juriat,” ujar Doyo Pudjadi yang juga masuk dalam tim khusus penyelesaian masalah ini. Bukan tanpa alasan bagi lelaki yang juga menjabat sebagai Asisten II di Pemko Banjarmasin ini merekomendasikan penyelesaian masalah dengan cara tersebut. Pasalnya, berdasarkan ketentuan yang ada, pengelolaan makam Sultan Suriansyah hanya bisa diperoleh melalui zuriah atau ahli waris.

“Berdasarkan Kemenbudpar, seperti itu. Tapi ini juga yang kemudian jadi potensi saling klaim. Makanya, silakan mereka membuktikan,” ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (8/8/2020) siang. Disinggung mengenai teknis pembuktian zuriah atau ahli waris ini, Doyo menambahkan, tergantung dari masing-masing pihak. “Mungkin bisa dari tingkat kelurahan, kecamatan atau bisa juga sampai ke Pengadilan Agama,” katanya. Disinggung mengenai berapa lama masing-masing pihak diminta melakukan pembuktian, Doyo pun tidak memberikan batasan waktu. “Tapi, kami harap bisa sesegeranya,” tutupnya. Polemik pengelolaan makam Sultan Suriansyah ini muncul, setelah ada pihak yang mengklaim lebih berhak menjadi pengelola. Dampaknya, makam Sultan Suriansyah yang juga di sana terdapat beberapa makam tokoh penting lainnya dalam kerajaan Banjar pun digembok. Peziarah tidak bisa memasuki dan hanya bisa berada di luar pagar saja.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Saling Klaim Pengelola Makam Sultan Suriansyah, Pemko Banjarmasin Minta Begini)

Berita ini sudah dilihat 77 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 2 
  • Visitors today : 144
  • Page views today : 163
  • Total visitors : 529,678
  • Total page view: 1,113,212