Connect with us
Update Now

Balangan

Belajar Dirumah Bermasalah Bagi Murid Kelas 1 SD yang Tak Melek IT

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 123,202 kali

Ilustrasi, murid baru terutama kelas 1 SD agak sulit belajardaring karena masih kecil (dok, kanal kalimantan)

BêBASbaru.com, BALANGAN – Memasuki masa pendidikan tahun ajaran baru 2020/2021, para siswa di Kabupaten Balangan, baik SD maupun SMP masih melaksanakan proses belajar di rumah semasa pandemi Covid 19. Namun rupanya, hal itu juga menjadi kendala bagi sekolah, khususnya untuk siswa kelas 1 SD yang baru mendaftar. Sebagaimana SDN Paringin Selatan 1, siswa di sekolah adiwiyata ini belajar di rumah. Sehingga meski masuk tahun ajaran baru, sekolah pun masih sepi. Hanya ada para tenaga pendidik, kepala sekolah dan pengawas, Senin (13/7/2020). Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan dipimpin langsung oleh Plt Kadisdik Balangan, Abdul Basit melakukan pemantauan pada hari pertama tahun ajaran baru tersebut. Mereka mendatangi SDN Paringin Selatan 1 sebagai percontohan. Kedatangan pihak Disdik Balangan juga menjadi kesempatan Kepala SDN Paringin Selatan 1, Muhammad Suriadi untuk menyampaikan keluh kesah mereka. Ya, satu kendala utama yakni metode pembelajaran untuk siswa baru. “Semasa pandemi Covid 19 ini, kami menerapkan metode pembelajaran via daring untuk siswa. Tapi ketika masuk tahun ajaran baru, kami terkendala untuk menerapkan metode tersebut kepada siswa baru, yakni kelas 1,” ucap Suriadi. Para siswa kelas 1 yang baru masuk belajar ucap Suriadi memerlukan pembelajaran dan pemahaman untuk membaca, menulis dan berhitung. Dalam hal memberikan materi tersebut, metode daring dianggap kurang efektif. Sehingga diperlukan tatap muka secara langsung. Suriadi berharap agar Dinas Pendidikan Balangan memberikan solusi untuk pembelajaran pada siswa baru. Mereka meminta agar sekolah bisa menerapkan proses pembelajaran tatap muka, khusus kelas 1 SD. Sehingga materi yang disampaikan pun bisa diterima oleh siswa. Selain itu, tenaga pengajar juga lebih efektif untuk mengajarkan Calistung. Rencananya, apabila diizinkan oleh Dinas Pendidikan dan instansi terkait, serta para orangtua siswa dan komite sekolah, metode tatap muka akan diterapkan dengan cara menjalankan protokol kesehatan. Pihak sekolah ujar Suriadi akan membagi para siswa pada kelompok kecil. Sehingga tidak mengumpulkan orang banyak. Terlebih dalam satu kelas ada 24 siswa dan akan dibagi lagi dalam pembelajarannya.

Sumber: Banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Hari Pertama Masuk Sekolah, SDN Paringin Selatan 1 Ungkap Kendala Belajar di Rumah Bagi Siswa Baru)

Berita ini sudah dilihat 85 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 139
  • Page views today : 169
  • Total visitors : 531,726
  • Total page view: 1,115,524