Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Banyak Tumpang Tindih, Belasan Berkas Permohonan Tanah Pemkab Tala Tak Dapat Diproses

Diterbitkan

pada

Bupati Tala saat menyerahan sertifikat tanah beberapa waktu yang lalu - sebelum pandemi - (dok, tribunnews)

BêBASbaru.com, TANAH LAUT – Sertifikasi tanah milik Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), tak seluruhnya terlaksana secara lancar. Tercatat belasan berkas yang belum dapat diproses oleh Kantor Pertanahan setempat. Data diperoleh pada Kantor Pertanahan Kabupaten Tala, pengganjal pemrosesan belasan berkas tersebut dikarenakan masuk Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Selain itu juga terindikasi tumpang tindih. Sejumlah kalangan berharap Pemkab Tala segera menuntaskan ganjalan teknis tersebut. “Pemerintah daerah kan mesti jadi contoh. Kalau tanak milik pemerintah saja tak lancar penyertifikasiannya, ya kan efeknya bisa membuat masyarakat enggan mengurus sertifikat lahannya,” sebut Narno, warga Pelaihari, Minggu (21/6/2020). Persoalan tersebut, menurut pekerka swasta ini, mesti disikapi secara cepat oleh Pemkab Tala. Dengan begitu dapat secepatnya pula diurai kendala yang dihadapi. Lalu, dirumuskan solusinya agar tidak berlarut-larut. Kepala Kantor Pertanahan Tala Syamsu Wijana, menyebutkan jumlah berkas yang tak bisa diproses tersebut sebanyak 12 berkas. “Lantaran saat ini belum dapat diproses, maka akan ditindaklanjuti dengan pengembalian berkas,” jelasnya. Lebih lanjut ia menuturkan sertifikasi tanah milik Pemkab Tala menindaklanjuti surat Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut tanggal 1 November 2019 Nomor 590/3625/BPKAD/2019 perihal percepatan pensertifikatan tanah milik Pemkab Tala. Berdasar rekapitulasi berkas fisik dan berkas online pada aplikasi Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP), terdapat permohonan pendaftaran tanah pertama kali atas nama Pemkab Tala sebanyak 280 berkas hingga tanggal 18 Juni 2020. Dari 280 berkas yang masuk tersebut yang masih dalam proses sebanyak 151 berkas. Telah selesai 117 dengan rincian sertifikat telah diserahkan 26 dan belum diserahkan 80. Berkas telah ditutup sebanyak sembilan dan dua berkas yang dobel penomoran dan belasan yang tak dapat diproses tersebut. “Sedangkan sertifikat yang belum diserahkan sebanyak 80 sertifikat, dapat diserahkan secara kolektif,” papar Syamsu. Saran dan tindak lanjut penyelesaiannya, terhadap berkas yang masih dalam proses sejumlah 151 berkas akan dimaksimalkan penyelesaiannya sesegera mungkin. Bupati Tala H Sukamta mengatakan pemrintahannya akan segera berupaya melengkapi berkas-berkas yang masih kurang atau belum lengkap.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 112
  • Page views today : 139
  • Total visitors : 504,384
  • Total page view: 1,082,078