Connect with us
Update Now

Advetorial

Banggar DPRD Tabalong Setuju Eks Umaiyah Di Bangun Satu Lantai Saja

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 226,472 kali

Niat Pemkab Tabalong untuk membangun eks Rumah Sakit Bersalin menjadi Bangunan 3 lantai kandas (Rencananya untuk jadi Pasar Buah), setelah DPRD Tabalong khususnya Badan Anggaran menolak keinginan tersebut. Penolakan tersebut didasarkan pada hasil kajian dari Unlam dan lembaga Independen lainnya yang menyatakan, kontur tanah di lokasi tersebut sangat tidak memungkinkan dijadikan bangunan bertingkat. Menurut Anggota Banggar, Hj Siti Arbayah SP, pembangunan yang awalnya dianggarkan hingga Rp9 Milyar tersebut sangat riskan dan tidak perlu dilanjutkan, sebab dikhawatirkan akan menjadi masalah dikemudian hari. “Patokan kami jelas, yakni hasil kajian dari Unlam dan satu lembaga Independen lainnya, yang menyatakan lokasi itu sangat berisiko ambruk atau retak-retak, karena lokasinya yang terletak dipinggir Sungai Tabalong, yang selalu tergerus air kala musim penghujan,” tegas Arbayah. Wakil Ketua DPRD, H Masruddin ikut menimpali, pihaknya juga sependapat, pembangunan bertingkat dengan kontur tanah yang rentan, akan menimbulkan masalah dikemudian hari, jadi sebaiknya dibatalkan saja. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabalong ternyata sependapat, bahwa di eks RSB Umaiyah memang sangat riskan dibangun bertingkat. Ketua DPRD Tabalong yang memimpin rapat pembahasan dengan Perindag akhirnya mengambil jalan tengah. Kalau misalnya tak memungkinkan bertingkat, maka dibangun saja satu lantai. “Kalau memang resikonya begitu, tak ada salahnya dibangun satu lantai, silahkan dikaji ulang, termasuk rasionalisasi anggaran, karena dengan satu lantai, anggaran tak mungkin hingga Rp9 Milyar, pasti kurang dari itu anggarannya,” ujar Ketua DPRD, yang diamini semua anggota Banggar lainnya.

Badan Anggaran sendiri memang sejak awal bulan lalu, sudah menjadwalkan untuk melakuan pembahasan dengan SKPD-SKPD terkait Anggaran APBD di Tahun 2018. Sudah lebih dari 15 SKPD yang dipanggil Badan Anggaran untuk memaparkan RKA nya untuk Tahun 2018 nanti. Walaupun akhirnya ada beberapa SKPD yang meminta waktu pembahasan dengan alasan belum siap. Namun Banggar DPRD akhirnya memakluminya dan menjadwalkan ke hari yang lain. “Lebih cepat lebih baik lah, agar pembahasan bisa dijadwalkan segera, karena ini bertujuan untuk pembangunan di masyarakat. Terlebih pada Pebruari Tahun depan, Bupati dan Wakil Bupati Tabalong cuti selama 4,5 bulan, karena sama-sama akan maju Pilkada Tabalong,” ungkap Wakil Ketua, Masruddin. ê

Berita ini sudah dilihat 57 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 170
  • Page views today : 191
  • Total visitors : 544,987
  • Total page view: 1,130,077