Connect with us
Update Now

Politik

Awasss Korona…Klaster Pilkada Bisa Lebih Membludak dari Klaster Kantoran!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 126,612 kali

Banyaknya massa yang mengantar membuat banyak pihak khawatir meledaknya pandemik korona (dok, antaranews.com)

BêBASbaru.com, POLITIK – Himbauan agar jangan membawa massa ternyata tak dipatuhi dua paslon Pilgub Kalsel. Hari kedua pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di KPU Kalsel diwarnai banyaknya massa pendukung yang berhadir, Sabtu (5/9/2020). Hal ini menjadi perhatian serius aparat keamanan terkait penerapan protokol kesehatan. Masing-masing pasangan kandidat Sahbirin – Muhidin dan Denny – Difriadi memboyong massa pendukung saat mendaftar di hari yang sama pada hari kedua digelar masa pendaftaran 4 – 6 September. Dari pantauan, para pendukung ada sekitar 100 orang lebih yang berhadir, padahal sebelumnya KPU Kalsel telah berkoordinasi dengan masing-masing partai politik pengusung terkait penerapan protokol kesehatan saat pendaftaran berlangsung. Sebab itu, pihak KPU Kalsel membatasi jumlah orang yang masuk maksimal 20 orang sudah termasuk pasangan bakal calon. Meski demikian, arahan itu tak berdampak bagi massa pendukung yang berhadir dan memadati halaman KPU Kalsel, Jalan A Yani Kilometer 3 Banjarmasin. “Bapak – bapak, ibu – ibu harap jangan berkerumun, jaga jarak jangan sampai muncul cluster baru Covid-19,” imbau aparat pengamanan, AKP Toetoes dari Dit Sabhara Polda Kalsel menggunakan pengeras suara.

Birin-Muhidin juga diantar massa yang tak sedikit ke KPU Kalsel (dok, kanal kalimantan.com)

Parahnya lagi animo massa pendukung yang begitu antusias mengabadikan momen saat masing-masing kandidatnya datang. Ini turut berdampak pada kinerja awak media saat peliputan. “Rekan – rekan media tolong juga jaga jarak” ujar AKP Toetoes kembali mengimbau. Direktur Sabhara Polda Kalsel, Kombes Pol Pepen membenarkan, bahwa pembatasan dilakukan bagi massa pendukung bakal pasangan calon hanya 20 orang yang diperkenan masuk dan harus melewati beberapa pemeriksaan pokotol kesehatan hingga metal detektor. Selebihnya menunggu di luar dan tidak boleh berkerumun. “Untuk melaksanakan pengamanan Pilkada 2020 di KPU Kalsel. Kegiatan pengamanan Insya Allah hari ini sampai besok sejumlah 130 personel satgas di polda, hingga yang melekat di paslon. Untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan dilakukan sesuai dengan protap,” tegasnya. Sementara itu, kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel dipastikan pasangan kandidat yang bertarung secara Head To Head antara petahana Sahbirin Noor – Muhidin dan Denny Indrayana – Difriadi Darjat pada 9 Desember nanti. Pasca pendaftaran, kedua pasangan kandidat tersebut diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin, pada Senin dan Selasa (7-8/9/2020).

Sumber: klikkalsel.com dan berbagai sumber (dengan judul: Ruwetnya Penerapan Protokol Kesehatan Saat Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah di KPU Kalsel)

Berita ini sudah dilihat 89 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 71
  • Page views today : 76
  • Total visitors : 532,078
  • Total page view: 1,115,912