Connect with us
Update Now

Politik

Angkuh, PDIP Tak Mau Koalisi dengan PKS dan Demokrat di Pilkada, Disindir Soekarno Saja Mau Kerjasama dengan PKI!

Diterbitkan

pada

Ketua DPP PDIP, Djarot Syaiful tegaskan tolak koalisi dengan PD dan PKS di Pilkada (dok, Liputan6.com)

BêBASbaru.com, POLITIK – PDIP disebut menerima banyak aspirasi untuk tak berkoalisi dengan Partai Demokrat dan PKS di Pilkada 2020. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan kebijakan koalisi di pemerintah pusat dan daerah. Ketua DPC Kota Tangerang Selatan Banten Wanto Sugito, dalam keterangan tertulisnya, menyebut hal itu dikatakan oleh Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. “Aspirasi untuk tidak bekerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS juga banyak saya terima. Hal tersebut juga positif. Dengan kebersamaan antara Demokrat dan PKS yang berada di luar pemerintahan, sehat bagi demokrasi,” kata Wanto, dalam keterangan tertulis yang diterima CNNINdonesia.com, pada Minggu (19/7). Djarot, kata Wanto, menerangkan bahwa sikap PDIP saat ini adalah mendorong kerja sama politik dengan seluruh partai pengusung pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dia menilai sikap politik PKS dan Demokrat yang hampir tidak pernah berbeda dalam setiap kesempatan. Hal ini menggambarkan dua parpol itu semakin beriringan dalam kerja sama politik yang berbeda arah dengan PDIP. “PDI Perjuangan sendiri memilih terus mengedepankan semangat gotong royong dan siap bekerja sama dengan parpol pendukung pemerintah,” ujar Djarot, dikutip oleh Wanto. CNNIndonesia.com telah menghubungi Djarot dan sejumlah pejabat DPP PDIP untuk meminta penjelasan tentang pernyataan Djarot ini. Namun, Djarot dan sejumlah pejabat DPP PDIP belum memberikan respons hingga berita ini diturunkan. Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan menilai pernyataan Djarot telah mengingkari sejarah kebijakan politik nasionalisme, agama, komunisme atau Nasakom serta gotong royong milik Presiden pertama RI Soekarno. “Pernyataan itu sangat mengingkari sejarah kebijakan politik Soekarno yaitu Nasakom yang terbuka bekerja sama pada partai politik lain termasuk dengan Partai Komunis Indonesia. Masa dengan partai nonkomunis tidak mau?” sindirnya, Senin (20/7). Ia menyatakan bahwa partainya berkoalisi dengan PDIP di 35 daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020. Menurutnya, Demokrat terbuka untuk bekerja dengan partai politik manapun di 270 daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020 untuk membangun bangsa selama sama-sama menjunjung tinggi Pancasila. Namun demikian, Irwan berpendapat pernyataan itu hanya bersifat pribadi yang disampaikan Djarot, bukan keputusan PDIP. “Djarot juga dalam hal ini inkonsisten terkait semangat Ekasila yaitu gotong royong yang dinyatakan dalam konstitusi partainya sendiri. Mungkin Djarot perlu penyegaran lagi terkait paham Soekarnoisme,” ucapnya.

Sumber: cnnindonesia.com dan berbagai sumber (dengan judul: PDIP Disebut Tak Ingin Koalisi dengan PKS dan Demokrat)

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 169
  • Page views today : 191
  • Total visitors : 505,516
  • Total page view: 1,083,401