Connect with us
Update Now

Politik

Alasan Nunggu Laporan di Bawaslu, 4 Saksi Paslon yang Kalah Tolak Tanda Tangan Rekap Pilkada HST

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 407,351 kali

Pleno rekap suara di LAS hasil Pilkada di HST 2020 (dok, tribunnews.com)

BệBASbaru.com, POLITIK – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, Selasa (15/12/2020) di Gedung Murakata, Barabai.

Hasilnya, pasangan nomor urut tiga Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri unggul dari pasangan lainnya. Pasangan Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri jauh lebih unggul dari pasangan calon lainnya. Pasangan ini berhasil memperoleh suara dengan total perolehan 61.809.

Suara ini jauh dari pasangan lainnya. Misal pasangan nomor urut satu Fakih Jarjani dan Abu Yazid Bustami yang hanya mendapat 24.220 suara. Nomor urut dua pasangan Akhmad Tamzil dan Mohammad Ilham Effendhy yang berhasil memperoleh 6.346 suara.

Nomor urut empat pasangan Saban Effendy dan Abdillah sebanyak 38.312 suara. Serta pasangan nomor urut lima Berry Nahdian Forqan yang mendapat 11.845 suara. Jumlah suara ini tersebar di Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Rinciannya, di Kecamatan Haruyan pasangan nomor urut satu memperoleh suara 1.334 suara. Nomor urut dua 302 suara. Nomor urut tiga 6.546 suara.Nomor urut empat 3.293 suara. Dan nomor urut lima 1.122 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Haruyan ada 545 suara.

Di Kecamatan Batu Benawa, nomor urut satu memperoleh suara 1.632 suara. Nomor urut dua 443 suara. Nomor urut tiga 6.389 suara. Nomor urut empat 2.391 suara. Dan nomor urut lima 667 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Batu Benawa ada 735 suara.

Kecamatan Labuan Amas Selatan pasangan nomor urut satu memperoleh suara 2.699 suara. Nomor urut dua 589 suara. Nomor urut tiga 7.705 suara. Nomor urut empat 4.060 suara. Dan nomor urut lima 1.077 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Labuan Amas Selatan ada 933 suara.

Kecamatan Labuan Amas Utara pasangan nomor urut satu memperoleh suara 2.268 suara. Nomor urut dua 670 suara. Nomor urut tiga 6.933 suara. Nomor urut empat 3.852 suara. Dan nomor urut lima 810 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Labuan Amas Utara ada 737 suara.

Kecamatan Pandawan pasangan nomor urut satu memperoleh suara 3.893 suara. Nomor urut dua 1.089. Nomor urut tiga 6.794 suara. Nomor urut empat 3.049 suara. Dan nomor urut lima 2.266 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Pandawan ada 1.082 suara.

Kecamatan Barabai pasangan nomor urut satu memperoleh suara 8.427 suara. Nomor urut dua 2.106 suara. Nomor urut tiga 7.025 suara. Nomor urut empat 7.294 suara. Dan nomor urut lima 3.003 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Barabai ada 2.091 suara.

Kecamatan Batang Alai Selatan pasangan nomor urut satu memperoleh suara 1.148 suara. Nomor urut dua 421 suara. Nomor urut tiga 7.588 suara. Nomor urut empat 4.489 suara. Dan nomor urut lima 528 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Batang Alai Selatan ada 686 suara.

Kecamatan Batang Alai Utara pasangan nomor urut satu memperoleh suara 1.344 suara. Nomor urut dua 317 suara. Nomor urut tiga 5.125 suara. Nomor urut empat 2.846 suara. Dan nomor urut lima 483 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Batang Alai Utara ada 770 suara.

Kecamatan Hantakan pasangan nomor urut satu memperoleh suara 562 suara. Nomor urut dua 180 suara. Nomor urut tiga 3.075 suara. Nomor urut empat 1671 suara. Dan nomor urut lima 794 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Hantakan ada 301 suara.

Kecamatan Batang Alai Timur pasangan nomor urut satu memperoleh suara 243 suara. Nomor urut dua 89 suara. Nomor urut tiga 1.400 suara. Nomor urut empat 1.033 suara. Dan nomor urut lima 798 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Batang Alai Timur ada 124 suara.

Kecamatan Limpasi pasangan nomor urut satu memperoleh suara 670 suara. Nomor urut dua 140 suara. Nomor urut tiga 3.229 suara. Nomor urut empat 2.334 suara. Dan nomor urut lima 243 suara. Sedangkan suara tidak sah di Kecamatan Limpasu ada 280 suara.

Total pemilih untuk pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah ada184.855. Ditambah dengan pemilih tambahan sebanyak 183. Sayangnya, dari hasil pleno tersebut hanya saksi dari pasangan calon nomor urut tiga yang bersedia menandatangani berita acara.

Empat sisanya memilih enggan menandatangani dan membuat nota keberatan. Pasalnya, para saksi dari keempat pasangan calon lain memilih menunggu hasil pemeriksaan Bawaslu terkait dugaan money politik.

Misalnya saksi pasangan nomor urut satu, Yazid Fahmi, tegas mengatakan menunggu hasil pemeriksaan Bawaslu. “Kami masih menunggu. Ini masih berproses. Kami berharap laporan warga ditanggapi. Jangan tutup mata dan beranggapan tidak ada pelanggaran,” bebernya.

“Kami menunggu hasil kinerja Bawaslu,” lanjutnya. Apalagi, saat ini masih berproses pemeriksaan terkait dugaan money politik di Desa Telang dan laporannya masuk ke Bawaslu. Alhasil, penandatanganan berita acara hanya dilakukan oleh saksi pasangan nomor urut tiga.

Tim Pemenangan Pasangan Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri, Abdul Hakim mengaku, tak masalah dengan sikap saksi lain. Ia yang turut hadir sebagai saksi saat rekapitulasi suara mengatakan semua orang punya hak untuk berpendapat. Apalagi ini merupakan negara demokrasi.

“Tak masalah bagi kami. Semua orang punya pandangan masing-masing,” bebernya. Terkait kemenangan pasangan Aulia Mansyah, ia belum mengetahui kapan deklarasi kemenangan dilakukan. “Tapi nanti akan ada selamatan syukuran. Kalau deklarasi kami juga masih menunggu,” bebernya.

Komisioner KPU HST Divisi Hukum, Murjani mengatakan penetapan hasil suara sudah dilakukan. Jika ada yang keberatan maka prosesnya di MK. Sebelum penetapan pihaknya akan melihat dalam tiga hari kedepan setelah pleno apakah ada laporan di MK.

“Jika ada maka wajib menunggu hasil MK. Jika tidak ada paling lambat penetapan bupati dan wakil bupati dilakukan lima hari setelah tiga hari menunggu laporan di MK,” bebernya. Ketua KPU HST, Johransyah mengatakan, jik yang disoal oleh saksi empat pasangan calon bupati dan wakil bupati adalah pelanggaran pemilu bukan hasilnya. “Bukan hasil suara yang disoal. Tapi pelanggaran. Itu ranahnya Bawaslu,” bebernya. Menurutnya, hasil pleno kali ini sudah dianggap sah. “Sesuai dengan tahapan pilkada sudah kami laksanakan,” ujarnya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Aulia-Mansyah Unggul 61.809 Suara, Saksi Empat Pason Tolak Tandatangani Berita Acara Rekapitulasi)

Berita ini sudah dilihat 248 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip