Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Akibat Dirumahkan Perusahaan, Puluhan Perwakilan Karyawan PT RTP Ngadu ke Disnaker Tabalong

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 110,190 kali

Para karyawan yang mengadukan nasibnya ke Disnaker Tabalong (dok, Bpost)

BêBASbaru.com, TABALONG -Beberapa orang karyawan PT Restu Tanjung Permai (RTP) bersama perwakilan DPC FSP-KEP Kabupaten Tabalong mendatangi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong, Jumat (14/8/2020). Kedatangan mereka ini membawa persoalan yang sedang dialami seiring adanya kebijakan dari perusahaan yang merumahkan karyawan dan kedepannya terancam tanpa diberikan upah lagi. Beberapa kali mediasi sudah dilakukan antara karyawan dan pihak perusahaan yang bergerak di rental alat berat ini namun tidak ada ada titik temu yang disepakati. Salah seorang karyawan, Ahmadi, yang ditemui saat berada di Disnaker Tabalong, mengatakan, sudah sekitar dua bulan ada puluhan karyawan yang telah dirumahkan. Ini karena perusahaan yang merupakan subkontraktor perusahaan tambang ini tidak ada lagi mendapatkan pekerjaan dari perusahaan pemberi kerja sehingga sebagian karyawan RTP juga tidak bisa bekerja. “Saat itu karyawan yang dirumahkan masih mendapat pembayaran upah basic,” katanya didampingi, Ketua dan Wakil Ketua DPC FSP-KEP Kabupaten Tabalong, Syahrul dan Riyadi. Namun belakangan muncul pemberitahuan dari perusahaan terhitung sejak 16 Agustus ini, bagi karyawan yang dirumahkan tidak akan lagi diberi upah dan tidak dibayarkan BPJS. Dari situlah kemudian pihaknya mendatangi Disnaker Tabalong untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi. “Kita keberatan basic tidak dibayar lagi, serta BPJS,” katanya. Terpisah Direktur Utama PT RTP, H Effendi yang dikonfirmasi lewat telepon mengatakan, saat ini memang ada karyawannya yang telah dirumahkan sejak dua bulan lalu. Menurutnya, bagi karyawan tersebut upahnya tetap dibayarkan dengan besaran gaji pokok. Namun saat ini perusahaan mereka sudah tidak ada mendapatkan pekerjaan dari perusahaan pemberi kerja. Maka akhirnya diputuskan sejak 16 Agustus 2020 sampai waktu yang tidak bisa dipastikan, terpaksa tidak ada lagi upah yang dibayarkan ke karyawan karena tidak adanya pekerjaan. “Yang dirumahkan ini operator,” katanya. Diakuinya, kondisi ini sebenarnya tidak mereka inginkan juga, tetapi karena tidak ada lagi pekerjaan dari perusahaaan pemberi kerja ke perusahaan mereka, maka karyawan juga tak bisa dipekerjakan. Sehingga diharapkannya perusahaan pemberi kerja ke perusahaan mereka bisa melihat kondisi yang terjadi ini, agar karyawan mereka yang mayoritas pekerja lokal ini bisa bekerja kembali. Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Tabalong, Syaiful Ikhwan, mengatakan, pihaknya memang telah ada menerima surat dari RTP terkait hal ini dan juga ada karyawan yang datang. “Surat dari perusahaan kita terima semalam dan akan mita tindaklanjuti,” katanya. Dari informasi yang didapat, imbuhnya, karyawan yang dirumahkan ini akibat perusahaan RTP tidak mendapat pekerjaan lagi karena putus kontrak dengan perusahaan pemberi kerja. Sehingga akibat tidak ada pekerjaan lagi maka karyawan di RTP juga tidak bisa dipekerjakan.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Dirumahkan, Perwakilan Karyawan Restu Tanjung Permai Datangi Disnaker Tabalong)

Berita ini sudah dilihat 144 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 131
  • Page views today : 146
  • Total visitors : 529,665
  • Total page view: 1,113,195