Connect with us
Update Now

Headline

Ahok: Ada Direksi Pertamina Digeser, Gaji 100 Juta/bulan Tapi Gajinya Tetap, Kerjanya Tak Jelas

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 99,228 kali

Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok Komut Pertamina, bongkar bobrok Pertamina yang sejak dahulu jadi ladang korupsi (dok, bonepos.com)

BêBASbaru.com, INVESTIGASI – PT Pertamina geger, gara-garanya Komisaris Utama nya yakni Basuki Tjahaya Purnama atau BTP alias Ahok buka-bukaan soal bobrok perusahaan plat merah ini, yang sejak dulu dianggap sebagai ladang ‘tikus-tikus’ berdasi mencari duit dengan jalan korupsi. Dalam sebuah video di akun YouTube POIN, dia membuka semua borok Pertamina. Dalam video tersebut diperlihatkan cuplikan pernyataan-pernyataan Ahok soal bobrok Pertamina, setidaknya ada 9 cuplikan pernyataan Ahok. Setiap pernyataan dijeda oleh cuplikan video. Ahok bicara banyak soal borok Pertamina, mulai dari soal direksi titipan menteri hingga permasalahan utang Pertamina. Berikut pernyataan lengkap Ahok soal bobrok Pertamina:

Saya ini eksekutor, bukan pengawas sebenarnya. Komisaris di BUMN itu, sebetulnya itu ibarat neraka lewat, surga belum masuk. (jeda video)

Harusnya Kementerian BUMN itu dibubarkan sebenarnya. Kita harus bangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation. (jeda video)

Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri. Karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian. (jeda video).

Pertamina Akan Rasionalisasi 25 Anak Perusahaan - SUARA BARU | Portal  Berita Masa Kini

Kantor pusat PT Pertamina yang dianggap sebagai ladang oknum berdasi untuk korupsi secara sistematis di perusahaan plat merah ini (dok, suasana baru)

Saya potong jalur birokrasi mereka, Pertamina itu dulu naik pangkat mesti pakai kaya pangkat, Pertamina Reference Level. Orang mesti kerja sampai SVP bisa 20 tahun ke atas, saya potong semua, mesti lelang terbuka. (jeda video)

Orang dicopot misalnya, dari jabatan direktur utama anak perusahaan, misal gaji Rp 100 juta lebih. Masa dicopot gaji masih sama? Alasannya dia sudah orang lama, harusnya gaji mengikuti jabatan Anda.

Tapi mereka bikin gaji pokok gede-gede semua, bayangin orang kerja sekian tahun gaji pokok Rp 75 juta. Dicopot, nggak kerja, dibayar segitu, gila aja ini. Itu yang kita lagi ubah sistem. (jeda video)

Saya lagi paksakan tanda tangan digital, tapi Peruri bindeng juga. Masa minta Rp 500 miliar untuk proses paperless di Kantor Pertamina. Itu BUMN juga. Itu sama aja sudah dapat Pertamina nggak mau kerja lagi, tidur 10 tahun, jadi ular sanca, jadi ular piton saya bilang. (jeda video)

Nanti saya mau rapat penting soal kilang, kenapa investor mau nawarin kerja sama kalian diemin? Terus udah ditawarin kenapa tolak? Kenapa kerja seperti ini? Ini lagi saya mau audit. Saya emosi juga kemarin. Mereka mau mancing saya emosi. Nanti saya emosi laporin ke presiden apa? Ahok mengganggu keharmonisan. (jeda video).

Kantor Pusat BUMN Lebih Baik Tetap di Jakarta Halaman all - Kompasiana.com

Ahok juga jengkel dengan Kementerian BUMN, yang bisa seenak hati ganti Direksi PT Pertamina, tanpa konsultasi dengan Komut PT Pertamina (dok, Kompasiana)

Minjam duit sekarang udah ngutang US$ 16 miliar, tiap kali otaknya minjam duit aja ini. Saya udah kesel ini, minjam duit terus mau akuisisi terus lagi. Dia tidak berpikir untuk eksplorasi, kita ada 12 cekungan yang berpotensi punya minyak dan gas. Lu ngapain di luar negeri gitu lho? Ini jangan-jangan, saya pikir ada komisi lagi nih beli-beli minyak ini. (jeda video)

Utama adalah jujur, karena kejujuran dan loyalitas itu tidak ada sekolahnya. Kalau kamu punya itu, kamu sampai tua pun nggak mungkin susah. Kita berdoa lah, supaya Indonesia ini ladangnya siap untuk benih-benih baik ditaburkan.

Sumber: detik.com dan berbagai sumber (dengan judul: Ini Omongan Lengkap Ahok Buka-bukaan soal Borok Pertamina)

Berita ini sudah dilihat 89 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 187
  • Page views today : 210
  • Total visitors : 527,924
  • Total page view: 1,111,284