Connect with us
Update Now

Balangan

Agar Makin Laku, Pedagang Pasar Modern Adaro Diajarkan Cara Berdagang Gunakan Nilai Islami

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 255,029 kali

Pedagang Pasar Modern Adaro di Paringin, Balangan mengikuti workshop agar berdagang secara Islami (dok, bpost)

BêBASbaru.com, BALANGAN – Puluhan pedagang di Pasar Modern Adaro, Paringin mendapatkan pembelajaran baru tengang berdagang. Kali ini, oleh Dinas Perdagangan (Disperdag) Kabupaten Balangan, mereka mendapat sosialisasi penyuluhan kemetrologian.

Bertajuk Wujudkan Tertib Ukur Cermin Budaya Jujur, para pedagang mendapatkan pemaparan cara berdagang untuk memperbaiki transaksi jual-beli di pasar sesuai syari’at islam.

Perihal transaksi jual beli secara syariat islam, perwakilan dari Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Balangan, Syamsul Arifin menerangkan, ada etika dan aturan berdagang dalam hukum islam. “Dalam perdagangan yang menggunakan nilai-nilai islam, tidak akan ada kecurangan di dalamnya. Sehingga penyimpangan dalam transaksi jual beli tidak terjadi,” ucap Syamsul, Jumat (6/11/2020).

Pengetahuan berdagang secara syariat tersebut menjadi wajib bagi para pedagang dan pembeli. Dimana dapat menciptakan akad jual beli yang sah pada kedua belah pihak. Syamsul juga mengingatkan bahwa berdagang bukan hanya sekadar keinginan banyak untung.

Melainkan memberikan kepuasan bagi pelanggan. Terlebih dalam islam, berdagang merupakan satu cara untuk membuka dan mencari rejeki terbaik dan paling luas. Tentunya, adanya upaya Dinas Perdagangan Kabupaten Balangan untuk memperbaiki tata cara berdagang di Balangan menjadi pelayanan kepada masyarakat dalam bidang tersebut.

Sehingga tercipta sistem perdagangan yang menguntungkan dan tetap memuaskan pelanggan. Terpisah, Kepala Bidang Kemetrologian Perdagangan, Hedy Mulyawan menerangkan, ada beberapa hal dalam perdagangan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Di antaranya perihal Ukuran, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP).

Sebut Hedy, Dinas Perdagangan berupaya menjalankan tugas dari Pemda Kabupaten Balangan. Khususnya pada bidang kemetrologian dan pengawasan perdagangan untuk mensosialisasikan tata cara yang sesuai dengan syariat islam.

Selain itu jelas Hedy, saat ini Dinas Perdagangan belum mempunyai Tera yaitu jenis alat ukur yang digunakan dalam proses transaksi jual beli. “Dengan penggunaan alat ukur yang tepat, maka dapat melindungi kepentingan masyarakat dalam hal standarisasi ukuran dan alat ukurnya,” jelas Hedy.

Melihat pelayanan dan jalannya perdagangan di pasar sekarang, Hedy pun berharap, ke depan, Dinas Perdagangan bisa memberikan layanan prima kepada masyarakat. Selain itu konsumen bisa lebih teliti untuk membeli. Terutama memperhatikan tentang masa kedaluarsa, takaran, timbangan, kehalalan dan lainnya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Pedagang Pasar Modern Adaro Diajarkan Cara Berdagang Gunakan Nilai Islami)

Berita ini sudah dilihat 835 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 238
  • Page views today : 286
  • Total visitors : 547,713
  • Total page view: 1,133,153