Connect with us
Update Now

Kotabaru

75 Tahun NKRI Merdeka, Tapi 40 Tahun Jembatan di Senakin Tak Tersentuh Perbaikan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 253,641 kali

40 Tahun sudah jembatan yang di bangun Tahun 1980 tak tersentuh perbaikan (dok, tribunnews.com)

BêBASbaru.com, KOTABARU – Warga Desa Senakin, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan khawatir salah satu jembatan di wilayah mereka ambruk.

Kekhawatiran warga, karena jembatan masih digunakan warga sebagai penghubung antara desa. Kecemasan yang menggelayuti warga, karena kontruksi jembatan dibangun sejak 1980an memprihatinkan. Selain di bagian lantai banyak berlubang, kalang penyangga lantai dan tiang bawah bangunan sudah ada yang lepas.

Kekhawatiran itu dirasakan warga, terlebih ketika jembatan dilalui mobil berangkutan. “Saat ada kendaraan melintas dalam keadaan tidak bermuatan saja, jembatan bergoyang. Apalagi berangkutan, takutnya saat melintas jembatan ambruk,” kata Zainal salah seorang warga.

Menurut Zainal, jembatan berada di desa Senakin menjadi akses penghubung ke desa Tanjung Batu. Memprihatinkan, sejak dibangun sekitar 1980an belum ada perbaikan hingga sekarang. “Sangat bahaya sekali. Tadi sempat berdiri di atas jembatan kondisinya bergoyang. Warga, khususnya di desa Senakin sangat mengharapkan ada perhatian pemerintah daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Kelumpang Tengah Mukhyar membenarkan, kontruksi bangunan jembatan di Senakin memprihatinkan. Sebelumnya lantai jembatan ulin, karena banyak lantai rusak ditambal menggunakan sayatan kayu batang pohon kelapa.

“Memang kondisinya jembatan rusak,” ungkap Mukhyar kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (17/11/2020). Menurut dia, panjang jembatan 20 meter dengan lebar 5 meter, kondisi kerusakannya sudah cukup lama. “Sejak bertugas di sini, satu tahun. Kondisinya sudah seperti itu,” sambungnya.

Setiap tahun mengusulkan perbaikan melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang). Namun belum terealisasikan sama halnya jembatan-jembatan lainnya di wilayah itu.  Hingga berita diturunkan belum didapat konfirmasi resmi Dinas PUPR Kotabaru. Kepala Dinas PUPR dihubungi telepon genggannya tidak aktif.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru H Akhmad Rivai mengatakan, untuk di tahun 2021 tidak memungkin dilakukan perbaikan karena sudah pembahasan kegiatan. “Kecuali di anggaran perubahan atau di anggaran tahun 2022,” jelas Akhmad Rivai. Selain, ia meminta camat mengusulkan. Kalau sudah pernag diusulkan di musrenbang, lanjut Akhmad Rivai, camat bisa mengawal usulan tersebut. “Disamping dewan daerah pemilihan sana, harus memperhatikan juga. Minimal rehab ringan, jangan sampai ambruk,” pungkasnya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: 40 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Senakin Kotabaru Khawatir Jembatan ke Desanya Ambruk)

Berita ini sudah dilihat 116 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 77
  • Page views today : 95
  • Total visitors : 547,552
  • Total page view: 1,132,962