Connect with us
Update Now

Politik

5 Hari Jelang Demo Besar, Mahasiswa Tunggu Pernyataan Jokowi soal Perppu KPK, BEM SI Tegaskan Demo Besar-besaran Tetap Dilaksanakan 20 Oktober Ini

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 254,675 kali

Politik – Ada dua agenda demo besar yang akan dilakukan mahasiswa, pertama tanggal 15 Oktober dan kedua pada 20 Oktober 2019 ini. Pemerintah jelas ketar ketir dan langsung mengadakan pertemuan dengan mahasiswa, tak kurang Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membujuk agar mahasiswa membatalkan demo tersebut, dengan alasan malu dengan tamu-tamu penting dari luar negeri yang diundang datang. Mahasiswa yang sempat bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko masih mengharapkan respons Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka menyatakan akan menggelar demo lebih besar jika Jokowi tak memberi respons hingga Senin (14/10). Apa tuntutan mahasiswa? “Kita kasih batas waktu, minimal ada statement soal kondisi hari ini dan juga statement untuk menerbitkan Perppu KPK. Kalaupun tidak (beri pernyataan soal perppu), kita minta alasan rasional. Kalau tidak ada respons (dari Presiden Jokowi), kita akan turun lagi,” kata Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dino Ardiansyah saat dihubungi, Rabu (9/10/2019). Dino mengatakan mahasiswa juga meminta digelarnya dialog bersama pemerintah. Dia berharap pemerintah membuka pintu dialog bersama mahasiswa dan unsur lainnya. Soal tuntutan 14 Oktober, Dino mengatakan mahasiswa meminta Jokowi menyampaikan kejelasan sikap soal penerbitan Perppu KPK. Dino mengatakan pihaknya akan kembali menjalin komunikasi dengan KSP atau Moeldoko untuk menanyakan kelanjutan pertemuan mereka. Dino mengatakan mahasiswa ingin ada sikap lebih jelas dari Jokowi. Mereka ingin tahu sikap terbaru Jokowi setelah sempat mengucapkan menimbang untuk menerbitkan Perppu KPK beberapa waktu lalu. “Iya, tapi itu kan baru pertimbangan. Yang kita minta sekarang, minimal ada statement akan mengeluarkan perppu, ‘saya akan terbitkan perppu’. Kalau tidak menerbitkan, apa alasannya. Seperti itu,” ujar Dino. Jika tidak ada respons hingga Senin (14/10), mahasiswa akan turun ke jalan dengan massa lebih banyak. Dino mengatakan konsolidasi sudah dibangun dan tinggal menentukan hari yang tepat untuk turun ke jalan lagi. Dia mengatakan aksi demo besar-besaran itu tidak mesti digelar pada 14 Oktober. “Kita sekarang proses konsolidasi dengan teman-teman kampus lain dan arahnya akan turun bareng lagi, sama-sama. Harapannya bisa turun bersama, besar. Harapannya teman kampus lain bisa turun bersama, lebih besar. Tinggal tentukan harinya,” ujarnya. Jika dihitung, hingga Rabu (9/10) hari ini, tersisa 5 hari lagi menjelang deadline yang diberikan mahasiswa kepada Jokowi untuk memberi respons. Dino mengatakan mahasiswa menggelar demo besar-besaran setelah menemui Moeldoko untuk menyampaikan desakan penerbitan Perppu KPK ke Presiden Jokowi. “Kalaupun sampai 14 Oktober tidak ada juga diskusi tersebut dan tidak ada statement dari Presiden, kita pastikan mahasiswa akan turun ke jalan dan lebih besar lagi,” ucap Dino di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (3/10) lalu.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 99 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 196
  • Page views today : 239
  • Total visitors : 547,671
  • Total page view: 1,133,106