Connect with us
Update Now

Uncategorized

Haul Guru Sekumpul Tahun 2020, Biaya Parkir Gratis, Tahun Lalu Banyak Jamaah Ketinggalan Harta Benda

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 406,872 kali

SAHIBAR BANUA – Tinggal dua mingguan lagi, haulan ke-15 Guru Sekumpul, digelar di Musala Ar Raudah Sekumpul. Banyak yang memprediksi, haul tahun ini jamaah yang akan hadir melebihi tahun sebelumnya. Dari pengalaman tahun lalu berdasarkan penelusuran bebasbaru.com, banyak jamaah yang ketinggalan hape, pakaian, bahkan ratusan sepeda motor, entah apa yang menyebabkan jamaah sampai terlupa dengan barang pribadi tersebut. Menurut salah satu petugas di Musala Ar Raudah Sekumpul, barang-barang milik jamaah itu dikumpulkan panitia, lalu diumumkan ke khalayak agar segera di ambil, khusus untuk kendaraan wajib membawa STNK atau BPKB sebagai bukti kepemilikan. Untuk tahun ini, Posko Induk Sekumpul telah membuat syarat dan tata tertib menjadi bekal bagi komunitas atau perseorangan yang mau menjadi pelayan haul. Semua kalangan tetap wajib membuat laporan ke Posko Induk. Juru Bicara Posko Induk Sekumpul H Abdel Rahman mengatakansemua ormas atau organisasi harus melebur dalam wadah relawan haul Sekumpul. Tidak lagi menonjolkan atribut organisasinya. Diingatkannya, relawan hanya bertugas di wilayah tugasnya yang sudah disetujui dan ditetapkan oleh Posko Induk Sekumpul. “Semua relawan wajib bersikap sopan santun dan bertutur kata yang baik kepada jamaah serta masyarakat umum,” tegas Abdel di Sekumpul, kemarin. Sikap saling menghargai dan menghormati juga ditunjukkan kepada sesama relawan lain dan ke aparat seperti Polri, TNI, Disbuh dan Satpol PP. Relawan resmi ujar Abdel dilengkapi kartu pengenal yang diterbitkan oleh Posko Induk berisi pas foto, stempel resmi, dan lokasi tugas. “Selain ada kewajiban, ada juga larangan. Kami ingatkan relawan tidak boleh mengambil keuntungan dari jemaah haul ataupun dari masyarakat umum. Contohnya memungut biaya parkir,” tutur Abdel lagi. Posko Induk Sekumpul akan bertindak tegas bila relawan melanggar aturan dalam melayani tamu. Bahkan sampai ditarik tanda pengenal oleh posko induk melalui Tim Zona serta Korlap Posko masing-masing. Sikap tegas tersebut demi menjaga kesejukan, keamanan, dan kenyamanan seluruh jemaah. Sedangkan Agus, dari Relawan Jalur dan Parkir telah mewanti-wanti relawan bersikap humanis melayani parkir jemaah. Relawan tidak boleh memaksa melintas menggunakan roda dua atau roda empat di wilayah jemaah yang tidak mungkin dilalui. Terkecuali dalam keadaan darurat. “Relawan parkir wajib menjaga lokasi parkirnya sampai selesai. Artinya tidak ada lagi kendaraan di lokasi parkiran. Bila masih tersisa berhari hari, cepat koordinasi,” terang Agus. Catatan lagi untuk menjadi bekal relawan jalur dan parkir harus menjadi solusi bagi jemaah. Serta tidak terlalu banyak berdiri di tengah jalan demi kelancaran arus jamaah baik ketika datang maupun pulangnya. Tugas relawan hanya mengatur dan mengarahkan serta membantu jemaah tetap aman dan lancar.
Sumber: kalsel.prokal.co dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 76 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 92
  • Page views today : 109
  • Total visitors : 553,423
  • Total page view: 1,139,840