Home / Gaya Hidup / Otomotif / 20 Tahun Lagi, Singapura Mulai Larang Total Mobil Berbahan Bakar BBM
Mobil listrik tak perlu ke SPBU lagi, cukup colok dan beres (dok,otodriver)

20 Tahun Lagi, Singapura Mulai Larang Total Mobil Berbahan Bakar BBM

OTOMOTIF – Singapura selalu selangkah lebh maju dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya, Pemerintah Singapura mengumumkan rencana pelarangan mobil bensin dan diesel pada 2040 mendatang. Rencana ini diungkapkan langsung Menteri Keuangan Singapura, Heng Swee Keat. Ia menyampaikan, kebijakan ini menjadi upaya dari pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca serta fenomena perubahan iklim yang terjadi di Singapura. “Visi kami adalah menghapuskan kendaraan bermesin konvensional serta mengharuskan pemakaian energi terbarukan pada 2040,” kata Heng Swee Keat, seperti dilansir dari Reuters. Larangan untuk kendaraan bermotor diharapkan mampu mengurangi dampak perubahan iklim, yang mengakibatkan fenomena banjir di sejumlah wilayah akibat kenaikan air laut. Insentif finansial seperti pemotongan biaya registrasi kendaraan sedang dirancang untuk menjadikan mobil listrik lebih terjangkau di Singapura. Sebelumnya Negeri Ratu Elizabeth II, Inggris dan seluruh Britania Raya juga telah menyerukan pelarangan penjualan mobil berbahan bakar bensin, diesel, dan mobil hybrid baru mulai 2035 atau lima tahun lebih awal dari yang direncanakan. Larangan itu merupakan upaya untuk mengurangi polusi udara yang lebih dari seabad ketergantungan pada mesin pembakaran internal. Perdana Menteri (PM) Boris Jonhson berusaha untuk menggunakan pengumuman itu untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat Inggris. “Kami harus berurusan dengan emisi CO2 milik sendiri, dan itulah sebabnya Inggris menyerukan agar kita mencapai nol bersih sesegera mungkin,” ujar Boris Johnson.
Sumber: kanalkalimantan.com, suara.com dan berbagai sumber

Tentang Admin

Berita Lain

Yamaha RK King 2003 Di beli 150 Juta Bo! Harga Aslinya Hanya 10 Jutaan

OTOMOTIF – Kalau sudah hobby, kadang harga yang tak masuk akal pun tetap di beli, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *