Home / Politik / Trah Cikeas Berebut Jadi Ketum Demokrat, AHY Sudah Keliling, Ibas yang Sempat Ngotot Kini Malah Diam, AHY atau Ibas Paling Layak?
AHY dan Ibas berebut Ketum PD, SBY belum tentukan siapa yang didukung (dok, kumparan)

Trah Cikeas Berebut Jadi Ketum Demokrat, AHY Sudah Keliling, Ibas yang Sempat Ngotot Kini Malah Diam, AHY atau Ibas Paling Layak?

POLITIK – Sudah memberikan sinyal tak berambisi lagi jadi Ketum Umum Partai Demokrat periode 2020-2025, selain faktor perbaikan hati sepeninggal Ani Yudhoyono, SBY juga ingin menikmati masa tuanya dengan tenang, mengingatnya usianya yang sudah kepala 7. Partai Demokrat akan menggelar Kongres pada Bulan Mei 2020. Diprediksi bakal terjadi suksesi kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada penerusnya. Bagaimana kans pertarungan dua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas? Wakil Ketua Umum Demokrat mengatakan, AHY merupakan tokoh muda paling menonjol untuk menggantikan SBY. “Di Demokrat banyak sih yang muda, cukup banyak, tapi yang paling menonjol memang saat ini AHY,” ujar Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2). AHY, sudah pernah didorong sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada 2017, bahkan masuk bursa di Pilpres 2019. Namun belum beruntung. Syarief mengatakan, sosok AHY itu tegar menerima nasibnya. “Dan dia tetap tegar, sosok seorang yang tegar, anak muda yang tegar, menyadari bahwa kegagalan itu keberhasilan yang tertunda,” kata Syarief. Syarief juga menyebut, Ibas sebagai calon yang berpotensi untuk maju di Kongres 2020. “Oh iya bisa dong, bisa, sangat bisa. Mas Ibas itu termasuk kader muda demorkat yang sangat berpotensi,” ucapnya. Syarief mengaku tak yakin AHY dan Ibas akan saling berkontestasi. Karena pasti, kata dia, akan diberikan porsi masing-masing. “Nanti itu kan ada masing-masing kan ada porsinya masing-masing. Kita hanya tahu bahwa di Demokrat banyak calon-calon pemimpin lah,” ujarnya. Namun, Wakil Ketua MPR itu tidak menutup kemungkinan AHY atau Ibas menjadi ketua umum Demokrat pengganti SBY. “Bisa jadi, bisa jadi. Bisa terjadi,” ucapnya. Namun, semua tergantung bagaimana suara-suara pemilik suara Demokrat di daerah. Syarief yakin SBY memberikan restu. “Kalau mayoritas memilih, tentu Pak SBY akan dengan ikhlas akan memberikan kepemimpinan itu kepada yang lebih muda,” pungkasnya.
Sumber: merdeka.com dan berbagai sumber

Tentang Admin

Berita Lain

SBY Tak Nyalon Lagi, Partai Demokrat Pastikan Segera Punya Ketum Baru

BêBASbaru, POLITIK – Dengan alasan usia sekaligus agar pengkaderan selalu jalan di Partai Demokrat, Ketua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *