Home / Olah Raga / AC Milan yang Dulu Dijuluki The Dreams Team, Kini Terpuruk dan Gonta-ganti Pelatih
Marco Giampaolo baru 7 laga bersama AC Milan, tapi akhirnya harus menelan pil pahit dipecat klubnya (dok, Tribun)

AC Milan yang Dulu Dijuluki The Dreams Team, Kini Terpuruk dan Gonta-ganti Pelatih

Inilah The Dreams Team ACMilan Tahun 1990 an yang merajai Liga dan Eropa, ada Ruud Gullit, Frank Rijkard dan juga Marco Van Basten, Trio Oranye yang bikin AC Milan digjaya (dok, Bola.net)
Olahraga – Era Tahun 1980 an sampai dengan 1990 an, Liga Italia merupakan Liga Nomor 1 di Eropa, Liga Inggris dan Spanyol termasuk Jerman apalagi Prancis tak mampu menandingi kehebatan Liga Itali tersebut. Akibatnya semua pemain terbaik dunia kala itu, seperti Diego Maradona, Zinidene Zidane, Ronaldo The Phenomenon, Ruud Gullit, Gabriel Omar Batistuta dan lain-lain, semuanya dikontrak klub liga Italia dengan nilai fantastis. Seiring dengan hebatnya Liga Italia, tim-tim liga ini pun merajai Eropa, AC Milan, Inter Milan hingga Juventus merupakan klub-klub raksasa yang pernah mencicipi piala Liga Champions. AC Milan lah yang paling dominan kala itu, dengan pelatih top nya Fabio Capello, AC Milan sempat di juluki The Dreams Team, karena berisikan pemain-pemian top pada jamannya dan menguasai Eropa serta Liga Itali. Tapi AC Milan kini berbeda dengan dulu, mereka sangat terpuruk dan berkali-kali gonta ganti pelatih. Pemecatan Marco Giampaolo membuat posisi pelatih AC Milan menjadi kursi panas dalam lima musim terakhir. Ia menjadi pelatih ke delapan yang harus lengser. Giampaolo harus kehilangan pekerjaannya meski baru membesut Milan di tujuh laga Serie A dengan hasil tiga kali menang dan empat kali kalah. Alhasil, Rossoneri menempati peringkat ke-13 klasemen Liga Italia dengan mengumpulkan sembilan poin. Sejak 2014, pelatih pertama yang jadi korban terpuruknya Milan adalah Massimilliano Allegri. Allegri dipecat pada musim dingin setelah Il Diavolo Rosso hanya menang lima kali sejak awal musim. Usai era Allegri, Milan menunjuk Clerence Seedorf sebagai pelatih. Namun, pria Belanda ini hanya mengantarkan Milan finis di urutan ke-8 pada akhir musim 2013/2014 sehingga klub memilih tidak meneruskan kerjasama mereka. Filippo Inzaghi kemudian di angkat sebagai pelatih anyar pada musim 2014/15. Akan tetapi, pemain legendaris Italia itu dianggap gagal setelah Milan hanya finis di urutan ke-10 di akhir musim. Konsekuensinya, Inzaghi dipecat dan digantikan oleh Sinisa Mihajlovic. Mihajlovic bernasib sama dengan Inzaghi usai dipecat pada April 2016. Korban kelima adalah Christian Brocchi. Ia dicopot dari jabatannya setelah Milan hanya dua kali menang di tujuh pertandingan. Vincenzo Montella menjadi pelatih selanjutnya yang harus lengser dari jabatannya. Mantan pemain berjuluk Si Pesawat Terbang itu dipecat oleh Milan pada November 2017. Sebelum Giampaolo, Gennaro Gattuso menjadi sosok yang merasakan panasnya kursi pelatih Milan. Ia memilih mengundurkan diri di awal musim ini setelah melatih Gianluigi Donnarumma cs satu setengah musim. Demikian dilansir dari Italian Football TV.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Tentang Admin

Berita Lain

Ronaldo Cetak 1 Gol, Juventus Vs Bologna: Si Nyonya Tua Menang 2-1

Olahraga – Tampil dominan, Juventus berhasil menang 2-1 atas Bologna pada pekan ke-9 Liga Italia. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *