Home / Olah Raga / MotoGP Olahraga Paling Beresiko dan Nyawa Bisa Melayang Kapanpun. Ngeri, Espargaro Sampai Ingin Tangkap Marquez Saat Kecelakaan
Pol Esparago dan Marquez boleh bersaing sehat di sirkuit, tapi mereka juga akrab di luar sirkuit, sehingga ada rasa cemas kalau ada yang terlibat kecelakaan (dok, Motorsport)

MotoGP Olahraga Paling Beresiko dan Nyawa Bisa Melayang Kapanpun. Ngeri, Espargaro Sampai Ingin Tangkap Marquez Saat Kecelakaan

Alm Marco Simoncelli yang tewas di arena balap MotoGP Malaysia (dok, Bolasport)
Olahraga – Lomba balap motor di sirkuit dengan kecepatan luar biasa tinggi tentu beresiko luar biasa bagi semua pembalapnya. Kesalahan sedikit saja, akan berakibat fatal dan nyawa atau cedera lah taruhannya. Jorge Lorenzo contohnya, saking agresifnya, dia sudah jadi langganan masuk meja operasi untuk ‘mempermak’ tubuhnya yang cedera. Atau kecelakaan tragis yang menimpa pembalap muda Italia yang lebih agresif lagi dari Marquez atau Rossi, yakni Marco Simoncille di Granprix MotoGP Malaysia beberapa tahun silam. Bayangkan saja, rata-rata di trik lurus, semua pembalap akan menggeber motornya sampai batas maksimum, yakni 350/km perjam. Melesat bak anak panah motornya, kalau tak ahli mengendalikan motor, maka kecelakaan fatal akan terjadi. Jangankan orang awam, pembalap profesional saja ngeri kalau melihat kecelakaan para pembalap lain. Contohnya, Pol Espargaro. Dia ngeri melihat secara dekat kecelakaan Marc Marquez di sesi latihan pertama MotoGP Thailand. Pebalap KTM itu bahkan ingin menangkap kompatriotnya itu. Marquez mengalami kecelakaan pada sesi free pratice pertama MotoGP Thailand di Chang International Circuit, Jumat (4/10/2019) pagi WIB. Ia terlempar dari motor saat melaju dengan kecepatan tinggi di tikungan ke-7. Motor Marquez sempat berputar di udara sehingga mengalami kerusakan parah di bagian belakang. Sementara Baby Alien meluncur ke gravel. Espargaro menjadi pebalap terdekat dengan Marquez saat insiden ini terjadi. Marquez bahkan sempat menyalip Espargaro di tikungan sebelum terjungkal dari motonya. Melihat secara dekat kecelakaan tersebut, pebalap 28 tahun mengaku sempat merasa ngeri. Saking khawatirnya, Espargaro mengaku sempat ingin menangkap Marquez yang terjungkal dari motornya. “Jujur saya benar-benar takut! Saya hampir membuka gas dan ingin menangkapnya ketika ia terjungkal,” ujar Espargaro dikutip dari Crash. “Saya tidak tahu apa yang terjadi. Namun Marquez tak keluar dari jalurnya. Ia juga tidak sedang ngotot.” “Dia baru keluar dari pitlane dan mungkin posisi tubuhnya tak tepat saat itu. Ini sangat mirip dengan kecelakaan saya di Aragon,” jelasnya. Pasca kecelakaan ini Marquez kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit. Usai pemeriksaan lebih lanjut, rider Repsol Honda itu dinyatakan tak mengalami cedera serius dan bisa melakoni sesi latihan bebas kedua.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Tentang Admin

Berita Lain

Ronaldo Cetak 1 Gol, Juventus Vs Bologna: Si Nyonya Tua Menang 2-1

Olahraga – Tampil dominan, Juventus berhasil menang 2-1 atas Bologna pada pekan ke-9 Liga Italia. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *